Dua Turis AS Ditangkap Gara-gara Nekat Terobos Kandang Punch di Jepang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seekor bayi monyet makaka Jepang bernama Punch menyeret boneka orangutan di Kebun Binatang Kota Ichikawa, di Ichikawa, Prefektur Chiba, Jepang, Kamis (19/2/2026). Foto: Kim Kyung-Hoon/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seekor bayi monyet makaka Jepang bernama Punch menyeret boneka orangutan di Kebun Binatang Kota Ichikawa, di Ichikawa, Prefektur Chiba, Jepang, Kamis (19/2/2026). Foto: Kim Kyung-Hoon/REUTERS

Sebanyak dua warga Amerika Serikat (AS) ditangkap aparat keamanan Jepang setelah nekat masuk ke kandang Punch. Monyet jenis makaka itu menjadi fenomena internet pada awal 2026.

Menurut keterangan kepolisian Jepang pada Senin (18/5), salah satu pelaku yang ditangkap berusia 24 tahun. Dia diamankan setelah memanjat pagar dan mencoba masuk ke kandang Punch di Kebun Binatang Ichikawa City.

Sementara itu, pelaku lainnya ditangkap karena mencoba merekam aksi rekannya tersebut. Pria berusia 27 tahun itu diketahui berprofesi sebagai penyanyi.

Sejumlah foto di media sosial memperlihatkan penyusup mengenakan kostum saat mencoba masuk ke kandang Punch. Aksi nekat tersebut membuat monyet-monyet di lokasi berhamburan ke berbagai arah.

Polisi memastikan kedua pelaku tidak sempat berinteraksi langsung dengan hewan maupun berada dalam jarak dekat. Tak lama setelah beraksi, keduanya langsung ditangkap aparat setempat.

“Kedua pria tersebut menghadapi tuduhan menghalangi kegiatan usaha secara paksa,” kata kepolisian Jepang seperti dikutip AFP.

“Duo tersebut tidak membawa identitas resmi dan awalnya mencoba berbohong kepada polisi mengenai nama mereka,” lanjut kepolisian.

Penangkapan ini terjadi di tengah lonjakan wisatawan yang datang untuk melihat Punch di kandangnya.

Bayi monyet tersebut menjadi bintang internet tahun ini setelah pihak kebun binatang mengunggah fotonya sedang memeluk boneka orangutan IKEA untuk menghibur diri usai ditolak induknya.

Punch kemudian dibesarkan di lingkungan buatan dan mulai berlatih untuk kembali bergabung dengan kelompoknya pada awal tahun ini.