Dubes AS Jamin Pelajar Indonesia Bisa Kuliah di Amerika

Duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr menanggapi kekhawatiran para pelajar Indonesia yang ingin belajar di negaranya. Dubes yang baru saja aktif bekerja selama dua bulan ini menjamin pelajar Indonesia akan diterima dengan baik di AS.
Berbicara di hadapan para santri dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Daar El Qolam di Jayanti, Tangerang, Senin (6/2), Donovan mengatakan Indonesia tidak termasuk dari tujuh negara yang dilarang masuk ke Amerika berdasarkan perintah eksekutif Presiden Donald Trump.
Karena itu, ujar Donovan, pelajar Indonesia tidak perlu cemas akan dihambat masuk Amerika.

"Excecutive order itu dibuat untuk mengamankan wilayah perbatasan di Amerika Serikat. Tidak semua negara, khususnya yang mayoritas muslim seperti Indonesia, masuk ke dalam daftar travel ban," kata Donovan.
AS masih merupakan salah satu negara tujuan utama mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi mereka. Menurut Donovan, mahasiswa Indonesia lulusan Amerika mengaku mendapatkan pengalaman berharga dalam menempuh studi di negara itu.
"Saya banyak bertanya pada kelompok pelajar Indonesia yang pernah belajar di Amerika dan sudah lulus. Jawaban mereka sangat positif. Jika kalian belajar di Amerika, kalian akan mendapatkan pengalaman yang unik," kata Donovan.
Donovan menambahkan, pengalaman unik tersebut bisa baik atau kurang baik. Ia menganggap kemana pun para pelajar ingin menuntut ilmu berbagai mereka akan menemukan hal baru.

"Kadang pengalaman itu bisa baik atau mungkin kurang baik. Karena di belahan dunia mana pun kalian akan bertemu dengan orang baik atau kurang baik. Di mana pun di dunia ini kondisinya memang seperti itu," tutur Joseph.
Donovan sendiri hari ini mengunjungi Pondok Pesantren Daar El-Qolam sebagai salah satu rangkaian perkenalan dirinya sebagai duta besar Amerika yang baru. Ia menggantikan Robert Blake yang sudah bekerja sebagai duta besar Amerika di Indonesia sejak 2013 lalu.
