Dubes Iran: Perang Akan Berakhir Jika Netanyahu Terbunuh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyampaikan keterangan pers terkait konflik negaranya dengan Israel di Jakarta, Selasa (17/6/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyampaikan keterangan pers terkait konflik negaranya dengan Israel di Jakarta, Selasa (17/6/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menanggapi pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengungkapkan niatnya untuk menghabisi pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Dubes Iran menyebut justru Netanyahu yang menjadi pihak pemicu perang dan harus dihentikan jika perdamaian ingin dicapai.

“Mungkin sebaliknya, ini akan berakhir ketika Benjamin Netanyahu terbunuh,” ujarnya dalam konferensi pers di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/6).

Asap membumbung tinggi usai serangan Israel ke Stasiun TV IRIB milik Iran, pada Senin (16/6). Foto: AFP
Petugas tanggap darurat meninjau bangunan dan kendaraan yang hancur imbas serangan rudal Iran di Haifa, Israel, Minggu (15/6/2025). Foto: Shir Torem/REUTERS
Petugas tanggap darurat meninjau kondisi bangunan yang hancur imbas serangan rudal Iran di kota Bat Yam, Israel, Minggu (15/6/2025). Foto: JACK GUEZ / AFP

Dubes Iran menegaskan bahwa Ayatollah Ali Khamenei bukan pihak yang memulai perang. Ia menyebut rezim Zionis, yang dipimpin Netanyahu, sebagai aktor utama dalam eskalasi kekerasan yang terjadi saat ini.

“Ayatollah Khamenei bukan pihak yang memulai perang. Benyamin Netanyahu adalah pihak yang memulai perang,” jelas Boroujerdi.

“Jika ingin menghentikan perang, harus kita meniadakan pihak yang memulai perang, yaitu Benjamin Netanyahu,” tegasnya lagi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato politik saat Hari Peringatan Israel untuk mengenang Prajurit yang gugur di Tugu Peringatan Yad LaBanim, Yerussalem, Israel, Selasa (29/4/2025). Foto: Abir Sultan/POOL/AFP

Sebelumnya, dikutip AFP, dengan tewasnya Ayatollah Khamenei, Netanyahu yakin konflik antar dua musuh bebuyutan ini akan berakhir.

"Itu (tewasnya Ayatollah Khamenei) tidak akan meningkatkan konflik, itu akan mengakhiri konflik," kata Netanyahu kepada ABC News, Senin (16/6).