Dubes RI di Austria Pastikan WNI Aman dari Serangan di Kota Wina

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah petugas polisi berjaga di lokasi kejadian baku tembak di Wina, Austria, Selasa (3/11).  Foto: Leonhard Foeger/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah petugas polisi berjaga di lokasi kejadian baku tembak di Wina, Austria, Selasa (3/11). Foto: Leonhard Foeger/REUTERS

Kedutaan Besar Indonesia di Austria memastikan tidak ada WNI menjadi korban dalam serangan di Kota Wina pada Senin (2/11) malam.

"Masyarakat Indonesia yang kita pantau semua aman, tidak ada mengalami masalah berarti," kata Dubes RI untuk Austria Darmansjah Djumala saat dihubungi kumparan, Selasa (3/11).

Darmansjah menambahkan, total ada sekitar 600 WNI yang tinggal di Austria. Mereka rata-rata menikah dengan penduduk lokal yang bekerja di lembaga internasional.

"Mayoritas penduduk lokal yang menikah dengan orang Austria yang bekerja di lembaga markas PBB. Ada mahasiswa dan pelajar," ucap dia.

Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala Foto: Yudhistira Amran/kumparan

Selain itu, Darmansjah mengatakan kondisi WNI aman karena Kota Wina saat ini tengah lockdown. Sehingga tidak banyak masyarakat yang bepergian ke luar rumah.

"Secara umum ota di lockdown, jadi sepi. Memang ada kebetulan mulai hari ini suasana memprihatinkan terutama dengan ada imbauan otoritas kepolisian harus hindari kerumunan, jangan keluar rumah dan jangan pakai transportasi publik," tutur Darmansjah.

kumparan post embed

Penembakan di Austria terjadi di pusat Kota Wina. Insiden itu menyebabkan lima orang tewas. Satu di antara korban jiwa merupakan pelaku penembakan.

PM Austria Sebastian Kurz mengatakan, insiden penembakan di Wina adalah aksi teroris simpatisan ISIS. Saat ini dua orang yang diduga terlibat penembakan sudah ditangkap.