Dugaan Penyiksaan Anak di Daycare Pekanbaru: Mulut Dilakban, Tak Diberi Makan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak. Foto: Shutterstock

Diduga terjadi penyiksaan terhadap anak di tempat penitipan anak (daycare) di Kota Pekanbaru, Riau. Anak diduga diikat kakinya menggunakan lakban. Mulut anak juga dilakban.

Anak-anak yang dititipkan ke daycare tersebut, juga diduga tidak diberi makan dan minum agar tidak buang air besar—diduga pelaku tidak mau repot mengurusnya.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan atas kasus itu.

"Kami sudah menerima laporan dari ibu korban, yaitu laporan dugaan kekerasan yang menimpa anaknya yang masih berusia 4 tahun di tempat penitipan anak ESLC," kata Bery kepada kumparan, Kamis (8/8).

Menurut Bery, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) telah melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa para saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait.

"Tunggu perkembangan selanjutnya," kata Bery.