Duka Dubes Iran Atas 3 TNI Gugur di Lebanon, Serukan Warga RI Tolak Perang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (kanan) berbincang dengan pengusaha batik Gunawan Setiawan (kiri) saat berkunjung ke Kampung Batik Kauman, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (kanan) berbincang dengan pengusaha batik Gunawan Setiawan (kiri) saat berkunjung ke Kampung Batik Kauman, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengutuk serangan Israel ke Lebanon yang menewaskan prajurit Indonesia dalam misi perdamaian.

Hal itu disampaikan Boroujerdi usai bertemu Wali Kota Solo, Respati Ardi, di Balai Kota Solo, Rabu (1/4).

“Tentu mereka bahkan menjadikan sasaran pihak atau tentara yang telah dipersiapkan untuk menjaga perdamaian. Ini merupakan sebuah hal yang tentu harus dikutuk,” ujar Boroujerdi.

video from internal kumparan

Ia menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap aturan internasional dan norma kemanusiaan.

Dia menegaskan melalui saluran resmi media sosial Kedutaan Besar Republik Islam Iran telah mengutuk keras serangan yang menyebabkan prajurit TNI gugur dalam misi di Lebanon.

“Kami telah mengutuk keras pembunuhan yang terjadi yang menyebabkan anggota dari tentara nasional Indonesia mencapai tingkat kesyahidan (Lebanon),” tegasnya.

Boroujerdi juga menyampaikan empati dan belasungkawa kepada pemerintah serta rakyat Indonesia atas insiden tersebut.

“Tentu bagi pihak pihak-pihak yang terlibat terhadap terlibat dalam sebuah peperangan seharusnya mereka patuh terhadap peraturan internasional, pusat-pusat, badan-badan, para pihak yang bertugas untuk menjaga perdamaian,” kata dia.

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (kiri) mencoba membuat batik cap saat berkunjung ke Kampung Batik Kauman, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

Ia menegaskan serangan tersebut tidak sesuai dengan etika dan norma internasional.

“Saya juga berharap dan mengundang seluruh masyarakat Indonesia, pemerintah Indonesia, wali kota, yang terhormat Wali Kota Solo untuk bergabung dalam sebuah kampanye menolak perang. Menyuarakan bahwa membunuh masyarakat tidak berdosa adalah hal yang salah dan peperangan merupakan hal yang harus kita tolak,” pungkasnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto berjalan usai melakukan pemeriksaan pasukan pada upacara Pelepasan Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL 2025 di Lapangan Prima, Mabes TNI, Jakarta, Rabu (9/4/2025). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Tiga prajurit Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia gugur akibat serangan Israel di Lebanon di dua lokasi berbeda.

Insiden pertama terjadi di Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3), yang menewaskan Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon serta melukai dua prajurit lainnya.

Sementara itu, insiden kedua terjadi di dekat Bani Hayyan pada Senin (30/3), yang menewaskan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.