news-card-video
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Duka Ketua MPR Atas 6 WNI Tewas Akibat Kecelakaan Bus Umrah: Perlu Investigasi

21 Maret 2025 16:47 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri gladi bersih Sidang Paripurna dengan agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Sabtu (19/10/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri gladi bersih Sidang Paripurna dengan agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Sabtu (19/10/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Ketua MPR RI Ahmad Muzani, menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan bus yang menimpa jemaah umrah asal Indonesia dalam perjalanan dari Makkah menuju Madinah.
ADVERTISEMENT
Kecelakaan tragis itu menyebabkan 6 warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia.
“Tentu saja berita yang sangat mengagetkan, karena itu, kami semua ikut berbelasungkawa, dan memberi hormat dan simpati yang besar kepada mereka yang wafat dalam perjalanan umrah di tanah suci,” kata Muzani saat ditemui di Kompleks Gelora Bung Karno, Jumat (21/3).
Muzani menilai perlu adanya investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
“Tapi saya kira itu perlu dilakukan investigasi apa yang menyebabkan kecelakaan tersebut? Apakah ada kelalaian dari pengemudi? Apakah ada standar yang dihilangkan dari kendaraan yang akan digunakan untuk menjalankan atau mengangkut jemaah umrah dari Makkah ke Madinah dan Madinah umrah, atau ada penyebab-penyebab lain,” tuturnya.
Bus yang ditumpangi jemaah umrah asal indonesia saat mengalami kecelakaan di Arab Saudi, Kamis (20/03/2025). Foto: Dok. Istimewa
Bus jemaah umrah wni yang terbakar di Arab Saudi. Foto: Dok. Kemlu RI
Menurut Muzani, penyelidikan ini penting agar ada kejelasan bagi penyelenggara umrah dan haji, serta bagi keluarga korban yang ditinggalkan.
ADVERTISEMENT
“Dan terutama juga bagi keluarga yang ditinggalkan tentang penyebab kecelakaan yang menyebabkan anggota keluarga mereka meninggal dunia,” katanya.
Ia juga berharap keluarga korban dapat tabah menghadapi musibah ini serta meminta agar jemaah yang selamat segera mendapatkan perawatan yang layak di Arab Saudi.
“Kami harap keluarga bisa menerima kejadian ini dengan ikhlas dan tabah kuat dalam menjalankan ujian yang berat ini,” kata Muzani.
Bus jemaah umrah wni yang terbakar di Arab Saudi. Foto: Dok. Kemlu RI
Kecelakaan terjadi pada Kamis (20/3) pukul 13.30 Waktu Saudi atau 17.30 WIB. Bus jemaah umrah tersebut tabrakan hingga terbalik dan terbakar.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha mengatakan KJRI Jeddah telah mengirimkan Tim Perlindungan WNI ke lokasi kecelakaan. Tim juga akan berkoordinasi dengan otoritas setempat, rumah sakit, tour leader, perwakilan Kementerian Haji, muassasah dan perusahaan bus.
ADVERTISEMENT
"Total WNI jemaah umrah menjadi korban dalam kecelakaan adalah 20 orang. 6 di antaranya meninggal dunia dan sisanya luka-luka. Korban luka telah mendapatkan perawatan di RS Arab Saudi," kata Judha dalam keterangannya, Jumat (21/3).