Duka PM Israel Atas Tragedi di Kanjuruhan: Doa Kami Bersama Keluarga Korban

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Israel, Yair Lapid. Foto: Maya Allezuro/POOL/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Israel, Yair Lapid. Foto: Maya Allezuro/POOL/AFP

Tragedi di Kanjuruhan pada Minggu (2/10) tidak hanya duka bagi Indonesia, namun juga internasional. Kesedihan atas insiden itu turut disampaikan Perdana Menteri Israel Yair Lapid.

Melalui lama twitter resminya Lapid menyampaikan solidaritas bagi para korban jiwa dan luka tragedi yang terjadi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya.

Mewakili pemerintah Israel, Lapid menuliskan belasungkawanya terhadap tragedi di Malang tersebut. Ia juga berharap korban yang terluka segera pulih dari tragedi pilu tersebut.

Suporter sepak bola meletakkan bunga saat mengikuti doa bersama bagi korban Tragedi Kanjuruhan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (3/10/2022). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

"Atas nama Pemerintah dan rakyat Israel, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada rakyat Indonesia setelah tragedi mengerikan di Malang," kata Lapid.

"Doa kami bersama keluarga dan orang-orang terkasih dari para korban, dan kami mengirimkan harapan kami untuk pemulihan yang cepat bagi yang terluka," tulis Lapid.

X post embed

Selain belasungkawa yang langsung disampaikan oleh Lapid, solidaritas juga diberikan oleh Liga Israel. Pada pertandingan Hapoel Tel Aviv melawan Hapoel Jerusalem di Stadion Bloomfield, kedua tin dan semua penonton bertepuk tangan selama satu menit untuk bersolidaritas terhadap korban tragedi Kanjuruhan.

"Sebelum pertandingan antara Hapoel Tel Aviv dan Hapoel Jerusalem, ada satu menit tepuk tangan untuk mengenang mereka yang tewas dalam bencana di Indonesia,” bunyi pernyataan resmi otoritas Liga Israel (IPFL) di Twitter dikutip oleh kumparan.

Respons Israel terhadap tragedi ini menjadi momen langka mengingat kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik secara resmi. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah, menyangkal adanya kabar mengenai normalisasi hubungan Israel dan Indonesia sebelum adanya penyelesaian damai dengan Palestina.

Kericuhan yang berujung kepanikan massal pascapertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya memakan korban hingga 125 orang jiwa. Diduga kuat sebagian besar korban kehilangan nyawa usai aparat menembakkan gas air mata ke arah tribun.

Penggunaan gas air mata untuk mengendalikan massa di dalam stadion dilarang oleh federasi sepak bola dunia, FIFA.

Penulis: Thalitha Yuristiana.