Dukung Demonstrasi, Pelajar SMP di Hong Kong Bentuk Rantai Manusia

Demo di Hong Kong terus berlanjut. Pada Senin (9/9) dukungan terhadap unjuk rasa anti-pemerintah berdatangan dari berbagai pihak, termasuk pelajar.
Ratusan pelajar SMP pada awal pekan ini, sembari mengenakan masker dan seragam, membuat rantai manusia.
Aksi rantai manusia dilakukan di beberapa wilayah strategis di seantero Hong Kong.
Selama tiga bulan Hong Kong terjerembab krisis politik dan keamanan akibat demo yang tak kunjung henti.
Demi mencegah memburuknya situasi, pejabat maupun polisi Hong Kong telah melakukan berbagai cara. Salah satunya mencabut pembahasan RUU Ekstradisi yang menjadi pemicu terjadinya demo besar.
Meski RUU sudah dicabut demo ternyata masih terjadi. Pada Minggu (8/9) sejumlah stasiun metro terpaksa ditutup lantaran demo yang terjadi berujung kerusuhan.
Melansir Reuters, aksi demo terus dilakukan lantaran Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam menolak tuntutan pendemo yang meminta investigasi kekerasan terhadap demonstran digelar secara independen.
Demonstran juga menuntut tak lagi dipakai kata kerusuhan untuk menggambarkan demo Hong Kong. Selain itu, mereka juga meminta seluruh aktivis pro-demokrasi dibebaskan dan pemilihan Pemimpin Eksekutif digelar secara independen.
