Dukung Warga Bekasi Hidup Nyaman, Summarecon Renovasi Sekolah & Bedah 500 Rumah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peresmian program CSR Summarecon, yaitu bedah fasilitas umum dan 500 rumah di Bekasi. Foto: Dok. Summarecon
zoom-in-whitePerbesar
Peresmian program CSR Summarecon, yaitu bedah fasilitas umum dan 500 rumah di Bekasi. Foto: Dok. Summarecon

Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-50, PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) berbagi kebahagiaan bersama warga Kota dan Kabupaten Bekasi. Perusahaan pengembang properti ini menjalani program CSR (Corporate Social Responsibility) yang melibatkan renovasi fasilitas umum serta bedah rumah untuk warga yang membutuhkan.

Program ini diresmikan pada Kamis (21/8) di SDN Harapan Mulya I, Kota Bekasi. Ini adalah salah satu bangunan sekolah yang sudah selesai direnovasi oleh Summarecon, dalam kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Peresmian program CSR ini dihadiri langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Commissioner PT Summarecon Agung Tbk Liliawati Rahardjo, hingga Wakil Ketua Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Sugianto Kusuma.

Peresmian program CSR Summarecon, yaitu bedah fasilitas umum dan 500 rumah di Bekasi.n. Foto: Dok. Summarecon

President Director PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi, menjelaskan Summarecon bukan hanya berfokus pada membangun gedung, fasilitas umum, maupun rumah, tetapi juga membangun masyarakat.

Senada dengan Adrianto, Commissioner Summarecon Liliawati menyebut, Summarecon turut berkontribusi dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik lewat program renovasi ini.

“Sejak awal, Summarecon tidak hanya membangun perumahan, tetapi juga kehidupan dan harapan. Ini kami wujudkan lewat program bedah fasilitas umum, meliputi renovasi rumah, sekolah, puskesmas, prasarana lainnya yang sudah tidak lagi memadai. Bagi Summarecon, ini tidak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga kualitas hidup masyarakat yang lebih baik,” ucap Liliawati dalam sambutannya di peresmian CSR Summarecon.

Menilik Program Renovasi di Bekasi oleh Summarecon

SDN Harapan Mulya I Kota Bekasi yang mengalami kebanjiran sebelum direnovasi oleh Summarecon. Foto: Dok. Summarecon

Untuk memperingati hari jadi ke-50 tahun pada November 2025 mendatang, Summarecon akan merenovasi 500 rumah yang berlokasi di Kabupaten dan Kota Bekasi. Bedah rumah oleh Summarecon menjadi bagian dari program renovasi 4.000 rumah yang dicanangkan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.

Mengapa Bekasi? Adrianto menjelaskan, Bekasi dipilih karena merupakan kawasan sekitar wilayah yang mereka kembangkan, yakni Summarecon Bekasi.

Dari total 500 rumah yang dibedah, 250 rumah berlokasi di 13 kecamatan Kabupaten Bekasi dan 250 lainnya di 11 kecamatan Kota Bekasi. Proses pendataan rumah yang sudah tidak layak huni dan harus direnovasi dilakukan dalam kerja sama dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi. Lalu data diverifikasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan kemudian dilakukan survei fisik bangunan dan direnovasi oleh Summarecon.

Program bedah rumah ini juga sejalan dengan tujuan Pemerintah RI yang ingin menyediakan hunian layak untuk masyarakat Indonesia, di mana masih ada 9,9 juta warga Indonesia yang belum memiliki rumah yang layak huni.

“Hari ini saya melihat Summarecon dan Yayasan Buddha Tzu Chi sebagai perusahaan yang mau berbagi dengan rakyatnya. Berbagi di bidang perumahan, pendidikan, kesehatan. Saya berani mengatakan, ini adalah teladan dan contoh. Tidak banyak pidato, tetapi membangun dan merenovasi rumah di mana-mana,” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait.

Bangunan sekolah SDN Harapan Mulya I Bekasi yang sudah direnovasi oleh Summarecon. Foto: Dok. Summarecon

Menyoal program renovasi fasilitas umum (fasum) di Bekasi, total sarana yang akan direnovasi hingga 2045—tahun Indonesia Emas—mencapai 50 fasilitas umum, seperti bangunan sekolah, puskesmas, hingga jembatan.

Di 2025 ini, Summarecon berkomitmen untuk merenovasi 11 fasum yang berlokasi di sejumlah wilayah dekat dengan pengembangan bisnis perusahaan. Lalu, mulai tahun depan, Summarecon akan berfokus merenovasi dua fasum per tahun hingga 2045 mendatang.

Salah satu fasum yang telah selesai direnovasi adalah SDN Harapan Mulya I Kota Bekasi yang dulunya kerap kali mengalami kebanjiran. Banjir yang menggenangi bangunan sekolah itu tentunya mengganggu jalannya proses belajar mengajar.

Namun, setelah direnovasi oleh Summarecon, bangunan sekolah ini tidak lagi mengalami kebanjiran, sehingga proses belajar siswa semakin efektif.

Simbolis pengecatan tembok dalam rangka peresmian program CSR Summarecon. Foto: Dok. Summarecon

Liliawati menjelaskan bahwa program renovasi dan bedah rumah ini adalah representasi dari nilai inti dan budaya perusahaan yang diyakini oleh Summarecon.

“Program renovasi fasilitas umum dan bedah 500 rumah ini adalah persembahan Summarecon sebagai wujud nilai inti perusahaan, rasa syukur, serta komitmen dalam memberikan manfaat yang nyata. Kami percaya bahwa rumah bukan sekadar tempat berteduh. Rumah adalah sumber kehangatan, tempat keluarga membangun masa depan, dan anak-anak tumbuh dengan rasa aman. Begitu pula sekolah, di mana tempat munculnya harapan melahirkan generasi penerus yang cerdas dan berdaya,” ujar Liliawati.

Meski bedah 500 rumah ini hanya dilangsungkan di Kota dan Kabupaten Bekasi, program renovasi fasilitas umum juga akan dilakukan di wilayah sekitar daerah kembangan Summarecon, mulai dari Serpong, Karawang, Kelapa Gading, Bogor, Bandung, dan Makassar, hingga Bali0.

50 Tahun Summarecon, Turut Kembangkan Masyarakat

Konferensi pers peresmian program CSR Summarecon, yaitu bedah fasilitas umum dan 500 rumah di Bekasi, di Summarecon Mall Bekasi, Kamis (21/8). Foto: Judith Aura/kumparan

Program CSR dalam rangka hari jadi ke-50 tahun ini tidak melulu soal renovasi bangunan. Summarecon juga menghadirkan bantuan dan inisiatif yang bisa memberdayakan masyarakat.

Contohnya? Bantuan pendidikan dalam bentuk beasiswa untuk jenjang SD hingga perguruan tinggi. Beasiswa ini diberikan di sekolah-sekolah yang mereka renovasi serta lewat berbagai yayasan sosial. Bantuan pendidikan juga diberikan dalam bentuk bantuan alat penunjang pendidikan seperti alat praktikum hingga buku.

Kemudian, untuk mendorong pertumbuhan budi pekerti pada anak sejak usia sekolah, Summarecon menghadirkan program Summarecon Mengajar. Ada pula bantuan dalam bidang kesehatan lewat program Operasi Katarak Gratis yang mulai dilaksanakan pada Oktober 2025.

“Summarecon tak hanya membangun fasilitas, rumah, atau gedung, tapi manusianya, kehidupannya, juga kita bangun. Kami memberikan harapan kepada masyarakat bahwa kehidupan akan jauh lebih baik. Kami berkomitmen bahwa kegiatan kami berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tutup Adrianto.