Dukung WFH, UGM Bantu Biaya Akses Internet untuk Mahasiswa hingga Dosen

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kampus UGM di Yogyakarta. Foto: Dwita Komala Santi
zoom-in-whitePerbesar
Kampus UGM di Yogyakarta. Foto: Dwita Komala Santi

Wabah corona membuat mayoritas perguruan tinggi menerapkan work from home bagi dosen dan study from home bagi mahasiswa. Hal ini juga terjadi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kebijakan tersebut sudah dilakukan selama beberapa pekan.

Di sisi lain, untuk menjangkau sumber daya pembelajaran daring bagi civitas akademik, UGM juga menyediakan akses dengan memberikan bantuan biaya komunikasi berupa pulsa atau paket data kepada dosen dan tenaga pendidik. Besarannya antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per dosen per bulannya.

Sementara untuk mahasiswa bantuan pulsa atau paket data yang dikucurkan sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu per mahasiswa per bulan. Kebijakan ini akan berlaku selama penerapan WFH dan SFH.

"Bantuan biaya komunikasi kepada civitas akademik UGM ini sebagai bentuk dukungan selama WFH atau SFH,” kata Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sistem Informasi UGM, Supriyadi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/4).

Ilustrasi mahasiswa. Foto: Dok. Freepik

Sementara itu, Direktur Direktorat Sistem dan Sumberdata Informasi (DSSDI) UGM Widyawan menjelaskan untuk mendukung program WFH ini UGM juga menggandeng sejumlah operator selular seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XL.

"Telkomsel memberikan paket Ilmupedia sebesar 30 GB yang berlaku selama 30 hari sejak diaktifkan untuk mengakses situs-situs pembelajaran daring yang disediakan Universitas Gadjah Mada, yaitu eLisa (https://elisa.ugm.ac.id) dan eLok (https://elok.ugm.ac.id)," kata Widyawan.

"Sama halnya dengan Telkomsel, Indosat Ooredoo memberikan paket data Belajar di Rumah sebesar 30 GB yang berlaku selama 30 hari sejak diaktifkan secara gratis. Paket data dari Indosat Ooredoo tersebut juga dapat digunakan untuk mengakses situs-situs pembelajaran yang disediakan Universitas Gadjah Mada," ujarnya.

Paket dari dua operator ini akan tersedia sampai 30 April mendatang. Selanjutnya akan ada pula harga diskon paket data hingga Mei 2020.

Ilustrasi WFH. Foto: Maulana Saputra/kumparan

Sementara untuk XL, operator tersebut memberikan kuota cuma-cuma 2 GB per hari untuk mengakses fasilitas video conferencing Cisco Webex (https://ugm-spark.webex.com) dan Microsoft 365 (https://365.ugm.ac.id) untuk melakukan kolaborasi maupun pembelajaran secara daring.

"Paket data dari XL dengan kuota 2 GB per hari ini disediakan sampai tanggal 14 April mendatang," katanya.

Lanjut Widyawan pihaknya juga memberikan fasilitas VPN (Virtual Private Network) kepada semua civitas akademik. Sehingga mereka dapat mengakses sumber daya yang terletak di dalam jaringan Universitas Gadjah Mada. Hal ini tentu memberi kemudahan akses dokumen-dokumen elektronik ataupun aplikasi-aplikasi yang hanya dapat dibuka di dalam jaringan UGM tanpa harus berada di UGM.

"Untuk dapat menggunakan fasilitas VPN yang disediakan melalui Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi, civitas akademik dapat mengikut panduan yang sudah tersedia," pungkas Widyawan.

*****

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!