kumparan
3 Juni 2018 16:36

Duo Dalang Cilik ini Mahir Mainkan Wayang Hingga Rusia dan India

Dalang cilik
Pramariza Fadhlansyah dan Rafi Ramadhan (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Tak banyak yang menyangka di umur yang masih muda, dua anak asal Depok, Pramariza Fadhlansyah (13) dan Rafi Ramadhan (10) tumbuh menjadi dalang. Kegemarannya memainkan wayang pernah mengantarkan keduanya mencicipi pentas wayang di India dan Rusia. Sejak kecil mereka memang sudah lihai memaikan alur cerita pewayangan.
ADVERTISEMENT
Ibunda Prama dan Rafi, Ambar Tri Hapsari bercerita soal awal mula kedua anaknya menyelami dunia pewayangan. Sejak usia 2 tahun Prama--sapaan Pramariza memang sering diajak nonton pagelaran wayang di Taman Mini, Jakarta Timur. Tak hanya menyaksikan wayang, Prama, juga sering dibelikan wayang oleh kakenya.
“Kalau kakanya si Prama itu dari umur 2 tahun. Awalnya sering diajak nonton pentas dalang di Taman Mini, itu karena kakeknya karena setiap wisuda dari Kampus Unindra ngadain itu nanggep wayang kulit jadi dari kecil abis nonton selalu dibeliin wayang,” ucap Ambar saat ditemui kumparan di kediamannya di Cinere, Depok, Jawa Barat, Minggu (3/6).
Ambar mengatakan keesokan harinya setelah menonton dan dibelikan wayang, anaknya itu langsung mempraktikan dirumah. Mengetahui anaknya menyukai dunia pewayangan akhirnya keluarga memutuskan untuk melengkapi peralatan wayang mendukung untuk menjadi dalang.
ADVERTISEMENT
“Langsung dipraktekin biasanya besoknya di rumah terus kayak gitu sampai dilengkapi ada layarnya segala macem semuanya dilengkapi mulai dia main sendiri setiap abis nonton terus dikasih video VCD disetel dipraktekin,” ujarnya.
Dalang cilik
Pramariza Fadhlansyah, dalang cilik. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Sementara itu Rafi, (adik Prama) mahir memainkan wayang karena telah belajar sejak usianya menginjak 3 sampai 4 tahun. “Kalau Rafi itu dari umur sama sih, dia malah dari kecil udah lebih awal dia sama lah sekitar 3 sampai 4 tahun,” kata Ambar.
Kedua anaknya itu sering menonton pentas dari dalang terkenal seperti Ki Bayu dan Ki Anom. Lalu saat Prama menginjak kelas 2 SD bertemu dengan Ki Bayu dan saat itu kemampuannya Prama dicoba.
“Mulai ketemu sama dalangnya itu waktu itu sama Ki Bayu itu sekitar kelas 2 SD kalau enggak salah, mulai dia main dicoba (menjadi dalang),” kata dia.
Dalang cilik
Kedua dalang cilik bermain wayang. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan