kumparan
1 Mei 2019 16:57

Edy Rahmayadi: Pendapatan Daerah Harus Naik, Maka UMR Naik

Edy Rahmayadi saat diwawancarai wartawan. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
Setiap pemerintah daerah punya cara sendiri mementukan upah minimun regional (UMR) untuk buruh. Begitu juga dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.
ADVERTISEMENT
Edy mengatakan, permasalahan upah buruh murah berkaitan erat dengan pendapatan daerah. Bila pendapatan daerah naik, upah buruh akan ikut naik.
"Pendapatan daerah itu, sangat berpengaruh pada UMR. UMR sangat ditentukan oleh pendapatan daerah. Kalau UMR para buruh mencukupi, sejahtera dia. Dia tidak akan ribut-ribut, semua negera seperti itu ," ujar Edy kepada wartawan usai menghadiri kegiatan May Day di Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/5).
Forkopimda Sumut saat membuka acara May Day di Lapangan Merdeka, Medan. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
Edy mengatakan, kecilnya gaji buruh membuat mereka gelisah karena tak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka bisa merasa penghasilan yang didapat tidak sesuai dengan beban pekerjaan yang diemban.
"Begitu dia tidak sesuai, mulai perut kosong. Kalau sudah kosong sudah mulai berpikir saling mencurigai, akhirnya unjuk rasa," ujar Edy.
Massa buruh FSPMI saat berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumut. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
Untuk itu, mantan Pangkostrad itu akan berupaya keras meningkatkan pendapatan daerah. Dengan begitu, pendapatan buruh akan terus meningkat.
ADVERTISEMENT
"(Dengan) menyiapkan pendapatan daerah, kita optimalkan perusahaan swasta, kita koordinasikan sehingga pendapatan daerah itu meningkat. Dengan meningkat penghasilan buruh akan terjawab, selesai persoalan itu," ungkap Edy.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan