Ejek Korban Keracunan MBG Saat Live TikTok, 2 Karyawan SPPG di Sumut Dipecat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi dapur MBG. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dapur MBG. Foto: Shutterstock

Badan Gizi Nasional wilayah Sumatera Utara memecat dua karyawan SPPG Galang Barat, Dolok Masihul, Desa Galang Barat, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Hal itu karena kedua karyawan tersebut diduga mengejek korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) saat sedang siaran langsung di aplikasi TikTok. Keduanya berinisial FR dan KN.

"Iya betul (kedua karyawan dipecat)," kata Kepala Regional BGN Sumut, Yoga Arizanto saat dikonfirmasi kumparan, Kamis (1/10).

Yoga mengatakan bahwa SPPG yang menyebabkan keracunan tersebut masih dalam kondisi di-suspend setelah terdapat korban keracunan MBG di beberapa sekolah di Deli Serdang, pada Jumat (18/9) lalu. Sebanyak 38 siswa yang terdampak keracunan MBG.

"Iya betul (38 siswa keracunan). Hanya tiga orang saja sampai diinfus, tidak dirawat inap. (SPPG) ditutup dan masih masih dalam kondisi suspend," ucap Yoga.

Kedua karyawan tersebut kemudian meminta maaf secara terbuka ke masyarakat karena perkataannya saat siaran langsung di Tiktok.

"Saya Fadila dan saya Mira. Di sini kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan candaan kami saat melakukan live Tiktok terkait kejadian MBG yang terdampak susu basi," ucap kedua karyawan tersebut.

"Menyadari bahwa apa yang kami sampaikan tidak pantas dan tidak seharusnya kami lakukan, terlebih kami bercanda dalam posisi sebagai relawan yang seharusnya ikut menjaga dan menghargai perasaan anak-anak serta pihak yang terdampak," sambung mereka.

Live Viral

Kedua karyawan itu viral di media sosial, setelah ucapan mereka yang diduga mengejek korban keracunan MBG karena konsumsi susu basi.

"Nanti kalau ada MBG lagi, keracunan lagi. Sakit perut lagi? ke Puskesmas iya? Nanti dikasih telur ya biar enggak keracunan. Mau cucu apa? Cucu gantung? MBG beracun? Iya penerimanya beracun. Banyak kali pasti tuh yang keracunan," ucap kedua karyawan di live TikTok, dikutip Kamis (1/10).

Kedua karyawan itu juga menyoroti penerima MBG jika diberikan menu daging tidak bersuara. Namun, saat diberikan telur lalu keracunan, malah memunculkan keributan.

"Itu yang keracunan, kalau kalian dikasih daging, kalian diam-diam saja. Giliran ini dikasih telur, telur keracunan, bising kalian," ujar mereka.