Eks Ketua KPK Sarankan Pansel Jemput Bola Cari Capim yang Bagus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Eks Ketua KPK, Agus Rahardjo bersama penasihat hukumnya Febri Diansyah di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (11/7/2024).  Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Eks Ketua KPK, Agus Rahardjo bersama penasihat hukumnya Febri Diansyah di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (11/7/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Eks Ketua KPK Agus Rahardjo menyoroti sepinya peminat calon pimpinan dan dewan pengawas KPK. Ia lantas mendorong Pansel (panitia seleksi) KPK agar aktif jemput bola untuk menyaring calon pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

“Panselnya harus jemput bola dilihat mana orang kompeten mana orang yang bagus,” kata Agus kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (11/7).

Agus juga menilai sepinya seleksi capim KPK ini tidak terlepas dari pelemahan UU KPK. Ia menyebut, sebaiknya KPK dikembalikan ke UU sebelumnya sebagai lembaga independen, tidak seperti saat ini KPK berada di bawah presiden.

Ia menyinggung turunnya indeks persepsi korupsi Indonesia yang semakin buruk di angka 32 pada hasil IPK terakhir. Sementara pada zamannya, IPK Indonesia berada di angka 40.

“Sekarang kan KPK di bawah presiden, dulu kan tidak. Itu lebih bagus,” ucapnya.

Selain itu, Agus juga mengungkapkan perlunya revisi UU KPK dalam hal perlindungan pimpinan KPK kepada ombudsman dan juga UU Tipikor. Menurutnya, saat ini UU Tipikor belum mengcover tindak korupsi di sektor swasta dan perampasan aset.

"Dengan perlindungan tadi, ada janji diperkuat UU Tipikor diubah, mudah-mudahan yang daftar banyak," terang Agus.

Sebelumnya, Panitia seleksi mencatat bahwa hingga hari ini, Kamis (11/7), jumlah pendaftar telah mencapai 632 orang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Pansel Capim dan Dewas KPK, Arif Satria, saat ditemui di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (11/7).

"Hingga hari ini, pendaftar Capim KPK yang sudah mendaftar akun mencapai 632 orang. Dari jumlah tersebut, 79 orang telah mengirimkan dokumen untuk Capim. Sementara untuk Dewas, sebanyak 64 orang telah mendaftar. Jumlah ini terus bertambah setiap hari," kata Arif di Makassar.

Seleksi capim dan dewas KPK dibuka sejak 26 Juni 2024 dan bakal ditutup pada 15 Juli mendatang.