Eks Menlu Hassan Wirajuda Ungkap Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di BoP

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, Hassan Wirajuda, saat menjadi narasumber di program DipTalk Episode 44. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, Hassan Wirajuda, saat menjadi narasumber di program DipTalk Episode 44. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu), Hassan Wirajuda, mengungkap isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan mantan presiden dan wakil presiden serta sejumlah mantan menteri luar negeri di Istana Negara pada Selasa (3/3).

Hassan mengatakan, Prabowo akan mengevaluasi keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pascakonflik antara AS-Israel dan Iran.

"Langkah selanjutnya dalam artian keputusan kan belum. Pasti beliau akan mengevaluasi dan mengambil keputusan yang tepat pada waktunya," kata Hassan di Istana Negara.

Selain itu, lanjut Hassan, peluang keberhasilan BoP setelah serangan Israel-AS ke Iran dinilai menurun.

"Ada kesan begitu. Dan dari komunikasi beliau dengan para kepala negara lain, khususnya negara-negara OKI, ada kesan bahwa potensi BoP berhasil menurun," jelasnya.

"Dan menurunnya berapa, kita lihat saja perkembangannya," sambungnya.

Hassan menjelaskan, dengan perang yang terjadi, tujuan awal BoP yang membawa misi mendorong gencatan senjata, bantuan kemanusiaan, dan rehabilitasi sudah tidak lagi sesuai.

Hal ini nantinya akan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya terkait posisi Indonesia di organisasi tersebut.