Eks Panglima Laskar Jihad Jafar Umar Thalib Dimakamkan di Sleman

Sejumlah pelayat menghadiri pemakaman eks Panglima Laskar Jihad, Jafar Umar Thalib, Senin (26/8) mulai pukul 10.00 WIB. Pemakaman bertempat di Kompleks Pondok Pesantren Ihya Assunah di Degolan, Ngemplak, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Tak hanya dipadati pelayat, sejumlah tokoh juga mengirimkan karangan bunga ke rumah duka. Di antaranya ada karangan bunga dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan mantan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono.
Di antara pelayat, hadir mantan Pimpinan KPK sekaligus tokoh Muhammadiyah Busyro Muqoddas. Busyro mengatakan Jafar merupakan teman lamanya.
"Sudah lama (kenal beliau). Sejak 1995 apa ya," kata Busyro di lokasi.
Menurut Busyro, sosok Jafar merupakan mubalig yang gigih. Dia tidak menampik Jafar sosok yang memiliki pengaruh kuat di masyarakat, terutama di lingkungan pesantrennya.
"Ya tentu ada (pengaruhnya). Yang saya ketahui aktif di pesantrennya itu," kata dia.
Sementara itu, kakak Jafar bernama Kamal Umar Thalib mengatakan adiknya meninggal dunia pada Minggu (25/8) di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta. Jafar memang mempunyai riwayat penyakit jantung.
"Riwayat jantung. Karena dia mau berangkat ke Malaysia tujuannya untuk kontrol jantungnya, terus anfal di Jakarta kemarin. Memang tujuannya mau ke Malaysia," ujar Kamal.
Kamal mengatakan adiknya ini meninggal di usia 56 tahun, Jafar merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara. Tidak ada pesan khusus dari sang adik untuknya.
"Cuma dia titip anaknya saja, supaya sekolahnya diteruskan, agamanya diperhatikan itu saja, lain nggak ada," ungkapnya.
