Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara
·waktu baca 2 menit

Eks Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra dibebaskan dari penjara pada Senin (11/5) pagi. Pria 76 tahun itu menjalani hukuman penjara akibat kasus korupsi.
Meski dibebaskan, selama empat bulan masa percobaan Thaksin wajib memakai alat elektronik untuk memonitor pergerakannya.
Selepas keluar dari penjara, Thaksin langsung memeluk keluarganya. Ratusan pendukungnya juga menyambut dirinya di depan penjara di Bangkok.
“Saya pikir dia tak akan meninggalkan politik. Dia mungkin akan menjauh selama satu atau dua bulan, tetapi dia tak akan meninggalkan politik,” ucap seorang pendukung Thaksin, Janthana Chaidej, seperti dikutip dari AFP.
Adapun Thaksin saat keluar dari penjara hanya melambaikan tangan dan melempar senyum ke arah pendukungnya. Tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulutnya.
Thaksin disebut-sebut berbagai pihak di dalam dan luar negeri sebagai salah satu politikus paling populer di Thailand. Ia terpilih menjadi PM Thailand pada 2001 dan 2005.
Thaksin kabur ke luar negeri tak lama setelah menjalani periode kedua pemerintahannya. Kudeta militer menjadi alasan Thaksin meninggalkan Thailand.
Ia kemudian kembali ke Thailand pada 2023. Setelah itu, Thaksin diadili dan dijatuhi hukuman penjara atas berbagai kasus, mulai dari korupsi hingga penyalahgunaan kekuasaan.
Pada April lalu, otoritas penjara Thailand mengumumkan Thaksin akan dibebaskan. Mereka menyebut kondisi kesehatan dan usia menjadi alasan pembebasan Thaksin.
