Eks Presiden Brasil Jair Bolsonaro Dijatuhi Tahanan Rumah
·waktu baca 2 menit

Mahkamah Agung Brasil memberlakukan tahanan rumah bagi eks Presiden Jair Bolsonaro, Senin (4/8). Keputusan itu diambil jelang sidang kasus upaya kudeta yang menjerat Bolsonaro.
Perintah tahanan rumah dirilis oleh hakim Mahkamah Agung Alexandre Moraes. Pekan lalu Moraes dijatuhi sanksi oleh Pemerintah Amerika Serikat di bawah Donald Trump.
Moraes menyebut, alasan sanksi tahanan rumah karena Bolsonaro tak patuh pada perintah penahanan yang sebelumnya diberlakukan. Selain itu, upaya Bolsonaro yang meminta Trump mengintervensi kasusnya menjadi faktor pendorong lainnya.
Adapun Bolsonaro akan menghadapi persidangan di MA karena dakwaan konspirasi untuk membatalkan hasil pemilu 2022. Kala itu Bolsonaro kalah dari Presiden saat ini Luiz Inacio da Silva.
Dakwaan Bolsonaro memicu reaksi dari sekutunya, yaitu Donald Trump. Orang nomor satu di AS menyebut dakwaan terhadap Bolsonaro bentuk dari witch hunt. Witch hunt adalah istilah dalam bahasa Inggris yang menggambarkan situasi memburu atau menganiaya seseorang tanpa bukti atau hanya berdasarkan prasangka.
Trump Jatuhkan Tarif 50%
Mendengar Bolsonaro didakwa dan dijatuhi tahanan rumah, Trump langsung menjatuhkan tarif dagang 50 persen ke Brasil yang berlaku pada Rabu (6/8) besok. Trump mengakui tarif dagang besar itu memang didasari dakwaan terhadap Bolsonaro.
Bahkan Kemlu AS lewat pernyataan resminya mengutuk tahanan rumah terhadap Bolsonaro. Mereka menyebut itu sebagai upaya Pemerintah Brasil membungkam oposisi dan mengancam demokrasi.
“Kami akan meminta pertanggungjawaban pihak membantu dan bersekongkol dalam tindakan itu dan dikenai sanksi,” kata Kemlu AS seperti dikutip dari Reuters.
Sementara itu, putusan MA pada Senin lalu juga berarti Bolsonaro dilarang menggunakan ponsel. Ia juga tak bisa dikunjungi kecuali oleh pengacara atau orang telah diizinkan.
Perwakilan Bolsonaro menyebut sang eks Presiden kini berada di kediamannya di Ibu Kota Brasilia untuk menjalani tahanan rumah. Ponsel Bolsonaro sudah disita aparat keamanan.
Terpisah, pengacara Bolsonaro akan mengajukan banding dakwaan dan tahanan rumah. Mereka menyebut Bolsonaro sama sekali tidak pernah melanggar perintah pengadilan.
Moraes sendiri meski mendapat perlawanan dari Bolsonaro, pendukungnya, dan Trump, menegaskan tokoh sayap kanan itu memang berulang kali mengabaikan perintah pengadilan.
