Emerson Yuntho Buat Surat Terbuka untuk Jokowi: Berantas Pungli di Samsat-Satpas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Emerson Yuntho, staf ahli ICW. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Emerson Yuntho, staf ahli ICW. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Emerson Yutho, pengacara yang pernah menjadi peneliti ICW, belum berhenti menyuarakan soal dugaan masih adanya pungli di Samsat dan Satpas. Kali ini, dia membuat surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.

Dalam surat itu, Emerson meminta Jokowi segera membenahi sistem di Samsat dan Satpas. Bila tidak, kedua tempat ini tidak akan pernah bebas dari pungli.

Pelayanan Samsat Jakarta Timur. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparan

"Praktik pungli dan calo di Samsat dan Satpas hampir merata terjadi di seluruh Indonesia. Sudah banyak keluhan disampaikan warga baik secara resmi atau melalui media sosial, jikapun keluhan ditindaklanjuti namun perbaikan hanya berjalan semusim. Tidak lama pungli dan calo muncul kembali," tulis Emerson, Selasa (14/9).

"Oleh karenanya, Kami meminta kepada Bapak Presiden Joko Widodo untuk membenahi Samsat dan Satpas secara extraordinary dan tidak dengan cara biasa-biasa yang telah terbukti gagal. Bapak Presiden bisa perintahkan Menko Polhukam dan Kapolri untuk bereskan masalah ini secara permanen sehingga tidak terjadi dikemudian hari," tambah dia.

Dalam surat itu, Emerson juga ditujukan untuk Menko Polhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Dia berharap surat terbuka ini dapat ditindaklanjuti dengan pembenahan menyeluruh.

Berikut isi lengkap surat terbuka Emerson Yutho untuk Jokowi:

Surat terbuka Emerson Yuntho untuk Jokowi soal pungli di Samsat dan Satpas. Foto: Twitter/@emerson_yuntho