Erdogan Tutup Universitas Liberal Ternama di Turki

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto: Bernadett Szabo/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto: Bernadett Szabo/REUTERS

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menutup universitas swasta ternama berhaluan liberal, Jumat (22/5). Langkah ini diambil di tengah tahun ajaran.

Dekret penutupan Istanbul Bilgi University dirilis dalam jurnal resmi kepresidenan. Universitas tersebut memiliki sekitar 20 ribu mahasiswa dari dalam maupun luar Turki.

Kampus itu juga melahirkan sejumlah peneliti terkemuka di berbagai bidang, demikian dikutip dari AFP.

Penutupan universitas tersebut mengacu pada undang-undang yang menyebut kampus swasta dapat ditutup jika standar pendidikan dan pelatihan yang diharapkan pemerintah tidak terpenuhi.

Sebelum penutupan, perusahaan induk kampus tersebut terlibat kasus pencucian uang dan penipuan pajak. Sejak tahun lalu, universitas itu dikelola oleh administrator yang ditunjuk pengadilan.

Didirikan pada 1996, Universitas Bilgi dikenal karena haluan liberalnya. Kampus itu juga rutin berpartisipasi dalam program pertukaran mahasiswa dengan sejumlah universitas ternama di Eropa dan dunia internasional setiap tahun.