Erupsi Gunung Semeru Rusak 23 Bangunan: Rumah, Musala hingga SD

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga melintasi kondisi mushalla yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (20/11/2025). Foto: Irfan Sumanjaya/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga melintasi kondisi mushalla yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (20/11/2025). Foto: Irfan Sumanjaya/ANTARA FOTO

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat ada 23 bangunan rusak akibat erupsi Gunung Semeru kemarin, Rabu (19/11). Kerusakan itu terdiri dari 21 rumah warga, satu musala dan satu sekolah dasar (SD).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengatakan keseluruhan bangunan yang rusak itu berada di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

"Untuk terdata yang rusak ada 21 rumah paling parah di Sumbersari tadi. Di Sumbersari dengan satu sekolah SDN 2 Supiturang," kata Gatot kepada wartawan, Kamis (20/11).

Selain bangunan, ratusan hewan ternak juga mati akibat diterjang material vulkanik. Berikut rinciannya :

Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo

  • Rumah rusak berat : 21 unit

  • Fasum (SDN Supiturang 02) rusak berat : 1 unit

  • Fasum (musala) rusak berat : 1 unit

  • Hewan ternak terdampak : 4 ekor sapi dan 120 ekor kambing

Saat ini, jalan penghubung Dusun Sumbersari dengan Dusun Gumukmas tertutup material vulkanik.