Erupsi Gunung Sinabung Meluas, 2.451 Warga Karo Bakal Dievakuasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gunung Sinabung mengalami erupsi di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). Foto: Yudi Manar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Sinabung mengalami erupsi di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). Foto: Yudi Manar/ANTARA FOTO

Sebanyak 2.451 warga dari dua desa yaitu Desa Kuta Tengah Kecamatan Simpang Empat dan Desa Payung, Kecamatan Payung, rencananya akan dievakuasi ke tempat yang lebih aman pada hari ini, Selasa (1/9).

Evakuasi dilakukan karena hujan abu vulkanik yang hari ini terpantau semakin tebal. Tak hanya itu, radius erupsi yang semakin meluas membuat keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Kabid Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Provsu Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan bahwa warga dari dua desa tersebut akan dievakuasi ke daerah Jambur Sukatepu, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Jambur Desa Batu Karang.

"Rencana evakuasi hari ini," kata Sri saat dikonfirmasi kumparan, Selasa (1/9).

Warga mengendarai sepeda motor dengan latar Gunung Sinabung yang erupsi di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (31/8/2026). Foto: Yudi Manar/ANTARA FOTO

Gunung Sinabung menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 3.500 meter (3,5 kilometer) dari atas puncak, pada Senin (31/8) sekitar pukul 10.17 WIB, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Akibatnya gunung tersebut erupsi dan abu menyebar ke permukiman warga di daerah Berastagi dan Gunung Sibayak.

Kini status Gunung Sinabung telah memasuk tahap Level III Siaga dari Level II Waspada.