Estonia Kecam Krisis Kemanusiaan di Gaza

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak-anak Palestina duduk dengan buku-buku sekolah mereka di sebuah sekolah di kamp pengungsi Nuseirat, di Jalur Gaza tengah, Minggu (26/10/2025). Foto: EYAD BABA/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Anak-anak Palestina duduk dengan buku-buku sekolah mereka di sebuah sekolah di kamp pengungsi Nuseirat, di Jalur Gaza tengah, Minggu (26/10/2025). Foto: EYAD BABA/AFP

Menteri Luar Negeri Estonia, Margus Tsahkna, mengecam krisis kemanusiaan di Gaza dan menyebutnya sebagai bencana kemanusiaan.

Margus juga mendorong agar negara-negara lain memberi "tekanan yang signifikan kepada Israel."

Dalam konferensi pers bersama setelah pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, di Ankara, Tsahkna mengucapkan terima kasih kepada Turki atas upayanya terkait situasi di Gaza.

Tsahkna menegaskan kembali bahwa Estonia terus memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza melalui Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) dan organisasi lainnya.

Ia menambahkan bahwa, untuk menjaga upaya perdamaian di Gaza, negara-negara lain juga harus terus memberikan tekanan.