Euforia Kemenangan PSG Berujung Tragedi: 2 Orang Tewas, 559 Ditangkap di Prancis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penggemar Paris St Germain melambaikan bendera dari jendela mobil setelah menjuarai Liga Champions di Paris, Prancis, Sabtu (31/5/2025). Foto: Tom Nicholson/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Penggemar Paris St Germain melambaikan bendera dari jendela mobil setelah menjuarai Liga Champions di Paris, Prancis, Sabtu (31/5/2025). Foto: Tom Nicholson/REUTERS

Perayaan kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions berubah menjadi tragedi di berbagai kota di Prancis.

Dua orang tewas dan 559 lainnya ditangkap saat para pendukung merayakan kemenangan telak 5-0 PSG atas Inter Milan di Munich, Jerman, Sabtu malam (31/5).

Seorang remaja berusia 17 tahun ditikam hingga tewas dalam sebuah pertemuan di kota Dax, barat daya Prancis.

Jaksa menyebut kejadian itu terjadi tak lama setelah laga berakhir. Pelaku masih dalam pencarian.

Di Paris, seorang pria pengendara skuter meninggal setelah tertabrak mobil di distrik ke-15, hanya beberapa kilometer dari kawasan Champs-Elysées, pusat keramaian para suporter.

Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan, dari total 559 orang yang ditangkap, sebanyak 491 di antaranya berada di Paris.

Penangkapan dilakukan saat ribuan orang berkumpul di sekitar Champs-Elysées dan stadion Parc des Princes.

Polisi menyita sejumlah besar kembang api ilegal dan membubarkan massa yang dianggap membahayakan keamanan publik.

Penggemar Paris St Germain melambaikan bendera setelah menjuarai Liga Champions di Paris, Prancis, Sabtu (31/5/2025). Foto: Lisi Niesner/REUTERS

Bentrok di Tengah Perayaan

Lapor AFP, suasana sempat tegang di sekitar Arc de Triomphe ketika aparat menggunakan meriam air untuk membubarkan kerumunan.

Polisi menyebut ada kelompok yang melemparkan kembang api dan benda-benda lain ke arah petugas.

Sementara di Grenoble, tenggara Prancis, sebuah mobil menerobos kerumunan pendukung dan melukai empat orang dari satu keluarga. Dua korban mengalami luka serius.

Pengemudi kendaraan tersebut menyerahkan diri dan hasil tes menunjukkan ia negatif narkoba dan alkohol. Polisi menyatakan tidak ada indikasi bahwa insiden itu disengaja.

Selebrasi pemain Paris Saint Germain usai juara Liga Champions di Munich Stadium, Munich, Jerman, Sabtu (31/5/2025). Foto: Angelika Warmuth/REUTERS

Kemenangan PSG di final Liga Champions merupakan yang pertama dalam sejarah klub.

Lebih dari 11 juta orang menonton pertandingan tersebut di seluruh Prancis, menurut data Mediametrie.

Di Paris, sekitar 48 ribu pendukung menonton laga melalui layar raksasa di Parc des Princes.

Meski sebagian besar perayaan berlangsung damai, tragedi yang menyertainya meninggalkan luka bagi keluarga korban dan publik.

Keesokan harinya, Presiden Emmanuel Macron menerima para pemain PSG di Istana Élysée.

Ia menyebut kemenangan ini sebagai “hari kejayaan” bagi klub ibu kota.

Wali Kota Paris, Anne Hidalgo, juga menyebut kemenangan tersebut sebagai momen “bersejarah”.