Evakuasi Pesawat Garuda di Bandara Adisutjipto Menggunakan Air Balloon

Proses evakuasi pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA 258 di Bandara Adisutjipto Yogyakarta masih berlangsung. Evakuasi pesawat yang tergelincir pada Rabu (1/2) ini dilakukan oleh tim gabungan dari otoritas bandara dan TNI AU.
Proses evakuasi pesawat berbobot sekitar 40 ton tersebut tidak mudah. VP Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar menjelaskan, evakuasi pesawat dengan nomor registrasi PK-GNK ini dilakukan dengan berbagai cara.
"Salah satunya adalah dengan menggunakan air balloon yang khusus didatangkan dari Jakarta," ujar Benny dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Kamis (2/2).

Selain itu, tim juga melapisi tanah yang basah atau lembek dengan pasir batu dan plat baja. Langkah ini dimaksudkan untuk membentuk jalan agar pesawat dapat ditarik ke area parkir.
"Kami targetkan proses evakuasi pesawat akan selesai pada siang hari ini," tutur Benny.
Saat ini tim gabungan dari Jakarta yang terdiri dari Garuda Maintenance Facilities (GMF) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah tiba di Bandara Adisutjipto. Mereka akan membantu memaksimalkan proses evakuasi pesawat Boeing 737-800 NG tersebut.
"Sesuai ketentuan Notice to Airman (NOTAM No/B0766/17), penutupan bandara akan dilakukan hingga pukul 15.00 WIB," ujar Benny.
