Evakuasi Terkini Ponpes Ambruk di Sidoarjo: 108 Selamat, 5 Meninggal

Hingga Kamis (2/10) pagi, Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dan evakuasi korban ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Peristiwa itu terjadi pada Senin (29/9) saat para santri melaksanakan salat Ashar sekitar pukul 15.00 WIB di bangunan itu.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengatakan data terakhir pada pencarian hari ketiga, Rabu (1/9) malam, petugas mengevakuasi 7 korban. Dua di antaranya meninggal dunia.
"Jadi dengan demikian pada hari ini kita telah berhasil mengevakuasi tujuh korban dengan rincian lima selamat dan dua dalam kondisi meninggal dunia," kata Bramantyo.
Tim SAR kemarin telah menemukan 15 titik lokasi korban sebelum 7 korban itu ditemukan. Bramantyo menyampaikan, ada 5 korban yang masih tertimbun reruntuhan bangunan merespons petugas SAR.
"Di lapangan tadi yang jelas, yang lima ini bisa komunikasi," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan petugas akan mengoptimalkan pencarian karena Golden Time pada sore ini.
"Golden tim pukul 4 nanti. 72 jam mulai hari Senin," kata Nanang.
Ia belum mengetahui pasti ada berapa korban yang saat ini masih terjebak di reruntuhan bangunan itu.
"Kita lihat nanti saja, kalau terdeteksi nanti kita sampaikan," ucapnya.
Nanang mengungkapkan, data korban dari Basarnas sendiri masih sesuai dengan pencarian hari ketiga atau Rabu (1/10) malam.
"Iya (data korban masih sesuai semalam)," ungkapnya.
Dengan demikian, total korban yang telah dievakuasi sejak hari pertama hingga Rabu (1/10) malam yakni 108 orang. 5 di antaranya meninggal dunia. Sementara sisanya selamat namun mengalami luka-luka. Diperkirakan masih ada puluhan korban yang masih tertimbun.
