kumparan
11 November 2019 9:18

Evo Morales Mengundurkan Diri, Meksiko Tawarkan Suaka

Bolivia, Selebrasi Warga, POTRAIT
Selebrasi warga setelah Presiden Bolivia Evo Morales mengumumkan pengunduruan dirinya di La Paz, Bolivia. Foto: REUTERS/Marco Bello
Pemerintah Meksiko menawarkan suaka bagi Evo Morales yang mengundurkan diri sebagai Presiden Bolivia. Sebelumnya, Meksiko telah memberikan suaka bagi para pejabat Bolivia yang kabur.
ADVERTISEMENT
Morales menyatakan mundur pada Minggu (11/11) setelah beberapa pekan didemo masyarakat. Rakyat Bolivia menuding Morales mencurangi pemilu Oktober lalu. Polisi dan militer Bolivia juga telah menyerukan Morales mundur.
Pemerintah Meksiko seperti negara Amerika Latin lainnya mendukung Morales. Mereka menuding ada upaya kudeta terhadap Morales di Bolivia. Demi keselamatan Morales, Meksiko menawarkan suaka.
Presiden Bolivia, Evo Morales
Presiden Bolivia, Evo Morales. Foto: AFP/AIZAR RALDES
"Meksiko, berdasarkan tradisi suaka dan non-intervensi, telah menerima 20 orang dari badan eksekutif dan legislasi bolivia di kediaman resmi La Paz, jadi kami juga menawari suaka untuk Evo Morales," kata Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard melalui Twitter.
Meksiko juga menegaskan bahwa mereka menolak kudeta terhadap Morales. "Kami menolaknya, ini mirip dengan tragedi-tragedi berdarah di Amerika Latin dalam seabad terakhir," kata Ebdrard.
ADVERTISEMENT
"Meksiko akan terus berada di posisinya dalam menghargai demokrasi dan institusi. Tidak boleh ada kudeta," lanjut dia.
Bolivia, Selebrasi Warga
Selebrasi warga setelah Presiden Bolivia Evo Morales mengumumkan pengunduruan dirinya di La Paz, Bolivia. Foto: REUTERS/Luisa Gonzalez
Morales dituding melakukan kecurangan dalam pemilu yang memenangkannya 20 Oktober lalu. Morales membantahnya, namun hasil penyelidikan Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) menunjukkan adanya pelanggaran serius dalam pemilu Bolivia.
Selain Meksiko, dukungan terhadap Morales juga datang dari Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Dia mengatakan Morales jadi korban kudeta.
"Kami mengutuk kudeta terhadap saudara presiden kami," kata Maduro.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan