Fadli soal Doa Tifatul: Jokowi Kurus Tak Masalah, Kenapa Harus Gemuk

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi dalam sidang tahunan DPR/MPR (Foto: Antara/M Agung Rajasa)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi dalam sidang tahunan DPR/MPR (Foto: Antara/M Agung Rajasa)

Anggota DPR dari Fraksi Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring mendoakan Presiden Jokowi agar gemuk dalam doa di Sidang Tahunan MPR pagi tadi. Doa Tifatul yang tidak biasa ini menuai reaksi dan menjadi perbincangan publik.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang hadir dalam sidang tahunan MPR/DPR/DPD ikut menanggapi doa Tifatul bagi Jokowi itu. Menurut dia, doa itu hanya improvisasi Tifatul.

"Ya, kalau menurut saya sih improvisasi Pak Tifatul," ujar Fadli sambil tertawa usai sidang tahunan di Gedung Kura-Kura, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/8).

Fadli sendiri tak mempermasalahkan mengenai ukuran tubuh sang Presiden.

"Kalau menurut saya, orang mau kurus tidak apa-apa. Kenapa harus gemuk," ujar Fadli lagi sambil tertawa.

Fadli Zon (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Fadli Zon (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Sebelumnya, mantan Presiden PKS ini mendoakan agar Jokowi cepat gemuk. Secara perawakan, Jokowi memang kurus.

"Beri petunjuk Presiden Indonesia, Bapak Joko Widodo. Gemukkanlah badan beliau Ya Allah, karena kini terlihat semakin kurus" kata Tifatul di Ruang Sidang MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).

Selain menyinggung Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga disebut Tifatul dalam doanya. Dia mendoakan Kalla yang sudah berusia lanjut.

"Bapak Jusuf Kalla yang sudah tua tapi semangatnya masih membara," ujar Tifatul.

Dalam doanya, Tifatul pun menyinggung soal garam yang langka dan korupsi.