Fadli Zon Tetap Kritik Jokowi Meski Diganjar Bintang Jasa: Tanda Sayang Bangsa

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Eks Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Eks Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Presiden Jokowi akan menganugerahkan penghargaan tanda jasa yaitu Bintang Mahaputera Nararya untuk sejumlah tokoh. Salah satu di antaranya adalah Waketum Gerindra Fadli Zon.

Meski menerima penghargaan tersebut, eks Wakil Ketua DPR ini memastikan akan tetap bersikap kritis terhadap pemerintahan Jokowi.

"Ya saya kira enggak ada yang berubah. Saya berusaha tetap menjalankan amanat konstitusi sebagai anggota DPR tentu ya mengawasi pemerintah," kata Fadli Zon kepada kumparan, Senin (10/8).

"Legislasi dan lain-lain tapi check and balance penting," imbuhnya.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (kiri) dan Fadli Zon. Foto: Antara/Putra Haryo Kurniawan

Fadli lantas menjelaskan kritikan yang selalu disampaikannya merupakan bentuk tanda sayang bagi bangsa dan negara.

"Kalau kita mengkritik satu kebijakan keliru itu tanda kita sayang dengan bangsa ini," ujarnya.

Fadli lantas menjelaskan bahwa tak ingin pemerintahan Jokowi hanya dibanjiri pujian. Hal ini, kata dia, bukan bagian dari demokrasi.

"Ya kepada bangsa dan negara bayangkan kalau sebuah pemerintahan isinya hanya dipuja-puji dan legislatif hanya menjadi tukang stempel. Enggak ada demokrasi, namanya gitu," jelasnya.

Sikap kritis Fadli juga tidak akan berubah meski Gerindra saat ini merupakan bagian dari pemerintahan Jokowi. Dia menegaskan ada perbedaan antara fungsi eksekutif dan legislatif.

"Ya pemerintah kan eksekutif. Kita kan berada di legislatif tugasnya berbeda dong melakukan check and balance itu," pungkasnya.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: