Fadli Zon Usulkan Resolusi Setop Serangan di Gaza, Suara Parlemen Dunia Terpecah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon memimpin delegasi Indonesia mengajukan resolusi untuk menghentikan serangan dan blokade Gaza pada lanjutan Sidang Umum IPU ke-147 di Luanda, Angola, 24 Oktober 2023. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon memimpin delegasi Indonesia mengajukan resolusi untuk menghentikan serangan dan blokade Gaza pada lanjutan Sidang Umum IPU ke-147 di Luanda, Angola, 24 Oktober 2023. Foto: Dok. Istimewa

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon, mengajukan resolusi untuk menghentikan serangan dan blokade oleh pasukan penjajah Israel di Jalur Gaza.

Rancangan resolusi berjudul 'Stopping The War and Violations of Human Rights in Gaza' itu diajukan Fadli saat memimpin delegasi dari Indonesia dalam Sidang Umum IPU ke-147 di Ibu Kota Angola, Luanda, pada Selasa (24/10).

Fadli baru-baru ini terpilih sebagai anggota Komite Eksekutif IPU (Inter-Parliamentary Union/Organisasi Parlemen Dunia) mewakili Grup Asia Pasifik.

Dalam siaran pers yang diterima kumparan, Kamis (26/10), dijelaskan bahwa draf resolusi yang diajukan Fadli berhasil memperoleh 60,2 persen suara โ€” tetapi gagal mendapatkan minimal dua pertiga suara agar bisa diadopsi.

Hal itu dikarenakan sikap anggota IPU yang terpecah dalam menyikapi krisis di Gaza โ€” antara yang pro-Palestina dan juga pro-Israel. Secara keseluruhan, negara di kawasan Asia, Afrika, dan Timur Tengah mendukung Palestina. Sementara negara Barat dan Amerika Latin mendukung zionis Israel.

Fadli menyampaikan presentasi draf resolusi tersebut di hadapan Presiden IPU, Sekretaris Jenderal IPU, para Ketua Parlemen dan anggota delegasi Sidang Umum IPU yang berasal dari sekitar 130 negara.

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon memimpin delegasi Indonesia mengajukan resolusi untuk menghentikan serangan dan blokade Gaza pada lanjutan Sidang Umum IPU ke-147 di Luanda, Angola, 24 Oktober 2023. Foto: Dok. Istimewa

Resolusi yang disampaikan Fadli turut disponsori oleh Kuwait dan Aljazair selaku perwakilan dari Grup Arab, serta Afrika Selatan yang mewakili Grup Afrika dan Iran.

Dalam paparannya, Fadli beserta Delegasi DPRI menyampaikan 4 poin, yaitu:

  1. mendesak berbagai pihak untuk menghentikan serangan Israel ke Gaza melalui gencatan senjata,

  2. membuka blokade Gaza untuk akses kemanusiaan,

  3. meminta komunitas internasional untuk lebih objektif dan fair (adil)

  4. bersama-sama menemukan solusi jangka panjang bagi perdamaian di Palestina.

Israel Melakukan Kejahatan Perang

Fadli juga menjelaskan kejahatan perang dan kemanusiaan yang telah dilakukan Israel di Jalur Gaza secara tak manusiawi.

"Israel secara membabi buta dan terang-terangan melakukan kejahatan perang, membunuh warga sipil termasuk bayi, anak-anak, dan wanita," ucap Fadli.

"Mereka juga menyerang jurnalis, pasien di rumah sakit, staf PBB, pekerja medis, dan bahkan konvoi pengungsi tanpa pandang bulu. Serangan tersebut telah menghancurkan rumah, rumah sakit, sekolah, masjid, dan infrastruktur publik lainnya," tambahnya.

Pasukan penjajah Israel telah memborbardir Jalur Gaza sejak Hamas meluncurkan serangan bersejarah 7 Oktober lalu yang oleh Israel diklaim menewaskan lebih dari 1.400 orang Israel. Hamas juga menyandera 220 orang lainnya, termasuk warga negara asing.

Fadli Zon di P20 di India Foto: Dok. Istimewa

Sebagai balasannya, Israel mengerahkan respons yang lebih brutal โ€” serangan udara mereka ke fasilitas-fasilitas sipil menewaskan lebih dari 5.000 orang termasuk bayi, anak-anak, perempuan dan lansia.

Selain itu, lebih dari 17.000 orang menderita luka-luka dan jutaan rakyat Palestina terisolasi dari akses ke kebutuhan pokok seperti air, makanan, listrik, obat-obatan, dan bahan bakar akibat blokade total Israel sejak perang terhadap Hamas dideklarasikan.

Fadli menambahkan, bombardir ke Gaza telah menambah rekam jejak kekerasan Israel termasuk penodaan terhadap Kompleks Masjid Al-Aqsa secara berulang-ulang, aneksasi atas tanah Palestina, provokasi sentimen anti-Palestina, penumpasan etnis Palestina โ€” yang sudah berlangsung sejak 2006.

Sidang Umum IPU ke-147 kali ini dilaksanakan di Parlemen Republik Angola sejak Sabtu (21/10) hingga (Jumat 27/10). Wakil Ketua BKSAP Sukamta (F-PKS) dan Putu Supadma Rudana (F-Demokrat) serta Ratih Megasari Singkarru, anggota BKSAP DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem turut mendampingi Fadli dalam pertemuan internasional tersebut.