Faisal Basri dan Ulil Abshar Dukung Jokowi

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Faisal Basri di Gedung Bursa Efek Indonesia Foto: Ela Nurlaela/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Faisal Basri di Gedung Bursa Efek Indonesia Foto: Ela Nurlaela/kumparan

Ekonom Faisal Basri dan intelektual muda Ulil Abshar-Abdalla resmi mendukung pasangan capres-cawapres 01 Jokowi - Ma'ruf Amin. Dukungan ini diungkapkan Faisal Basri dan Ulil melalui akun Twitter-nya masing-masing.

Faisal Basri mengaku dukungannya ke Jokowi - Ma'ruf berdasarkan akal sehat dan kesadaran nuraninya. Saat dikonfirmasi, Faisal Basri membenarkan dukungannya ke Jokowi.

"Betul sekali. Beberapa tulisan di faisalbasri.com adalah alasan-alasannya," ucap Faisal Basri kepada kumparan, Sabtu (13/4).

X post embed

Saat mengungkapkan dukungannya itu, Faisal Basri juga menulis sebuah sajak puisi dalam website-nya. Sajak tersebut berjudul 'Di Puncak Gundah Masih Ada Asa'. Sajak ini ditulis Faisal Basri di Surabaya hari ini sebagai bentuk dukungan ke Jokowi.

Berikut isi sajak puisi tersebut:

Burung pipit itu tak kuasa lagi menahan diam

Di tengah gemuruh kicau memekakkan telinga

Ia menepi seraya menatap ke langit

Awan pekat bergulung-gulung

Air mata tertahan di kelopak

Tak kuasa lagi melontarkan amarah

Senyumnya tak lagi menyembul

Tak ada lagi senda gurau

Hari penantian segera tiba

Musyawarah burung-burung

Mempertaruhkan masa depan habitatnya

Dari serangan sekawanan elang hitam kelam penuh dahaga

Mereka berkedok paras garuda

Berbulu cendrawasih

Meniru kicauan murai batu

Berperangai jinak-jinak merpati

Sang pipit tetap eling

Kesadaran nuraninya memperteguh sikap

Akal sehatnya menjadi perisai

Di ujung penat tak terperikan

Hati hati yang beku

Cair satu satu

Ia pilih titian

Yang lebih menjanjikan harapan

Presiden Joko Widodo membubuhkan tanda tangan ketika meresmikan tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di Gerbang Tol Natar, Lampung Selatan, Lampung. Foto: Antara/Wahyu Putro A

Faisal Basri selama ini kerap mengkritik kondisi ekonomi era Jokowi. Terakhir, Faisal Basri mengungkapkan pembangunan infrastruktur Jokowi agak ugal-ugalan.

“Kita setuju pembangunan infrastruktur, tapi (sekarang ini) dalam tanda kutip rada ugal-ugalan,” ujarnya kepada kumparan, Selasa (15/1) malam.

Dia menjelaskan dalam membangun infrastruktur, terkadang BUMN harus utang. Hingga kuartal III 2018, salah satu BUMN konstruksi, Waskita Karya, memiliki utang sebesar Rp 102 triliun untuk membangun tol.

“BUMN Karya. Beban utangnya jadi meningkat, jadi konsekuensi agak berat,” jelas Faisal Basri.

Faisal Basri dan Ulil Abshar Abdalla. Foto: kumparan, Wikipedia

Sementara itu, intelektual Ulil Abshar Abdalla mendukung Jokowi dengan segala kekurangannya. Ia berharap Jokowi mampu membawa kondisi Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Meski demikian, Ulil menghargai perbedaan pilihan masyarakat. Yang jelas, ia menekankan adanya persaudaraan dan persatuan bangsa.

"Baik yang milih 01 atau 02, semuanya adalah saudara kita semua. Saudara setanah air, sebangsa. Ukhuwwah wathaniyyah (persaudaraan setanah air) wajib kita jaga," cuitnya dalam akun @Ulil, Sabtu (13/4).

X post embed

Ulil selama ini dikenal sebagai seorang tokoh Islam Liberal yang berafiliasi dengan Jaringan Islam Liberal. Ulil berasal dari keluarga Nahdlatul Ulama (NU). Ayahnya, Abdullah Rifa'i, merupakan tokoh dari pesantren Mansajul Ulum, Pati, sedangkan mertuanya, Mustofa Bisri, adalah kiai dari pesantren Raudlatut Talibin, Rembang.

-------------------------------------

kumparan akan menayangkan live streaming debat terakhir Pilpres 2019 pada Sabtu (13/4). Live streaming debat dengan tema ‘Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri’ dapat disaksikan di semua platform kumparan atau melalui channel Youtube kumparan.

Poster Pemilu 2019. Foto: kumparan