Fakta-fakta Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jaksel
·waktu baca 4 menit

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumah di kawasan Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5) pagi. Kebakaran diduga dipicu sisa tiner bekas renovasi yang memicu api dari lantai atas rumah.
Saat kebakaran terjadi, suasana panik sempat melanda rumah Haerul Saleh. Sejumlah kerabat dan penjaga rumah berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun korban diduga sudah tidak sadarkan diri akibat asap tebal sebelum berhasil dievakuasi.
Berikut rangkumannya.
Korban Tewas Kebakaran Rumah di TB Simatupang Jaksel: Anggota BPK Haerul Saleh
Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumah di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5) pagi sekitar pukul 07.55 WIB.
"Betul [korban meninggal Haerul Saleh]," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi saat dikonfirmasi oleh kumparan.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal, mengatakan kebakaran diduga berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi di rumah tersebut.
"Dugaan penyebab diduga dari tiner sisa renovasi," tuturnya.
Cerita Penjaga Rumah Haerul Saleh soal Detik-detik Terjadinya Kebakaran
Kepanikan melanda rumah Haerul saat kebakaran terjadi. Salah seorang penjaga rumah mengatakan, kebakaran dimulai dari lantai atas rumah tersebut.
"Panis [kerabat Haerul] telepon, saya angkat, ada suara teriak-teriak. Nah, si Alo sama Bang Anto [dua kerabat Haerul yang lain] itu turun ke bawah teriak kebakaran,” ungkap Harpen salah satu penjaga rumah Haerul saat ditemui di lokasi.
Harpen segera sadar bahwa Haerul tidak ikut turun. Ia bersama kerabat Haerul segera naik membawa sejumlah alat pemadam api ringan (APAR).
"Mungkin karena asap, jadi Bapak sudah enggak sadar," kata Harpen.
Habiburokhman Berduka Haerul Saleh Wafat, Kenang Momen saat Kaderisasi Gerindra
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, dalam insiden kebakaran rumah di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5).
“Saya sangat kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014 satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra," kata Habiburokhman saat dihubungi wartawan, Jumat (8/5).
Habiburokhman juga mengatakan semasa hidup, Haerul Saleh yang lahir pada 12 Agustus 1981 ini merupakan sosok anak muda yang cerdas dan berbakat.
“Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun,” kata Ketua Komisi III DPR itu.
Haerul Saleh Meninggal karena Kebakaran, BPK Sampaikan Belasungkawa
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ( BPK) menyampaikan belasungkawa atas kabar duka meninggalnya Anggota IV BPK Haerul Saleh karena kebakaran di rumahnya.
“Anggota IV BPK, Haerul Saleh, telah berpulang pada hari Jumat, 8 Mei 2026 di Jakarta, pada usia 44 tahun. Almarhum menjabat sebagai Anggota IV BPK sejak April 2022,” kata Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK dalam keterangannya, Jumat (8/5).
Sementara itu Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjadi salah satu pelayat pertama dan turut mengantar jenazah Anggota IV BPK Haerul Saleh dari RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (8/5).
“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Amran melalui keterangan tertulis.
Jenazah Haerul Saleh akan diterbangkan ke Sulawesi Tenggara untuk dimakamkan.
Penyebab Kebakaran yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh: Sisa Tiner Renovasi
Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam kebakaran rumahnya di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (8/5) sekitar pukul 07.55 WIB.
"Berdasarkan informasi dari RT setempat melihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar, diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," ujar Kasudin Gulkrmat Jakarta Selatan Asril Rizal dalam keterangannya.
Setelah api padam, penyisiran dilakukan dan ditemukan jenazah Haerul.
"Saat ini jenazah telah dibawa ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut," ujar Asril.
