Fakta-fakta Bebasnya Ferdian Paleka

kumparanNEWSverified-green

Tersangka kasus candaan bantuan sosial, Ferdian Paleka dihadirkan saat gelar perkara di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/5). Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Fauzan
zoom-in-whitePerbesar
Tersangka kasus candaan bantuan sosial, Ferdian Paleka dihadirkan saat gelar perkara di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/5). Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Fauzan

YouTuber Ferdian Paleka dan kedua rekannya, M. Aidil dan Tubagus Fahddinar, kembali menghirup udara bebas pada Kamis (4/6), setelah hampir sebulan mendekam di balik jeruji dan sempat mendapat aksi bullying dari para tahanan.

Hal ini dipastikan langsung Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri.

Tersangka kasus candaan bantuan sosial, Ferdian Paleka (tengah) dan rekannya dihadirkan saat gelar perkara di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/5). Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Fauzan

Ferdian Paleka dan kedua temannya adalah tersangka kasus prank bantuan berisi sampah ke transpuan. Aksi prank ini pun mendapat kecaman masyarakat.

Ferdian Paleka dan M. Aidil sempat melarikan diri ke Palembang sebelum dibekuk polisi di Jalan Tol Merak-Jakarta pada awal Mei lalu.

Berikut kumparan merangkum sejumlah fakta bebasnya YouTuber Ferdian Paleka:

Bebas karena Korban Cabut Laporan

Youtuber Ferdian Paleka. Foto: Instagram @ferdianpalekaaa

Menurut Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri. Ferdian Paleka bebas setelah transpuan yang menjadi korban pranknya mencabut laporan di kepolisian pada pekan lalu.

"Dasarnya yang pasti adalah pencabutan aduan dan laporan dari korban pada kami yang kita terima satu Minggu yang lalu, itu menjadi dasar kita untuk mengeluarkan para tahanan," kata dia di Mapolrestabes Bandung, Kamis (4/6).

Atas dasar pencabutan laporan ini, perkara yang menjerat Ferdian Paleka dan dua rekannya dihentikan. Namun, kepolisian tak menjelaskan secara rinci alasan para korban mencabut laporannya.

kumparan post embed

Ferdian Paleka dan Korban Sudah Berdamai Sejak 19 Mei

Youtuber Ferdian Paleka bebas. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Pengacara Ferdian Paleka, Rohman Hidayat, memastikan kliennya bersama transpuan yang menjadi korban ulah kliennya itu telah berdamai sejak 19 Mei. Ia pun berterimakasih kepada korban yang sudah mencabut laporan sehingga kliennya bisa bebas.

"Kami juga berterima kasih untuk proses perdamaian ini. Sebetulnya perdamaian ini telah terjadi pada 19 Mei lalu," kata Rohman saa menemani Ferdian Paleka usai bebas di Mapolrestabes Bandung, Kamis (4/6).

Saat itu, korban dan Ferdian Paleka bersalaman. Ferdian Paleka pun sudah meminta maaf atas aksi prank bantuan berisi sampah dan berjanji tidak akan mengulangi aksinya lagi.

kumparan post embed

Memakai Kaus 'Dont Die Before You're Dead'

Youtuber Ferdian Paleka bebas. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Saat bebas dari Tahanan Polrestabes Bandung, Kamis (4/6) siang, Ferdian Paleka didampingi kuasa hukumnya.

Dalam kesempatan itu, Ferdian Paleka tampak mengenakan topi putih dan bermasker. Meski demikian, ia bersedia diwawancarai wartawan.

Sosok YouTuber itu kini tak lagi mengenakan baju tahanan berwarna oranye, tampak ia mengenakan kaus biru tua bertuliskan 'Dont Die Before You're Dead'.

kumparan post embed

Merasa Lega dan Senang Setelah Bebas

Youtuber Ferdian Paleka bebas. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Ferdian Paleka merasa lega dan senang akhirnya bisa bebas. Selama dalam tahanan dia sempat di-bully oleh tahanan lainnya. Aksi perundungan itu direkam dan beredar luas di media sosial.

"Lega, senang, campur aduklah pokoknya," ucap Ferdian.

Mewakili dua rekannya, Ferdian Paleka menyesal membuat konten prank bantuan ke transpuan. Dia pun berjanji tidak akan mengulang perbuatan itu di kemudian hari.

kumparan post embed

Ingin Buat Konten Positif Jika Kembali Jadi YouTuber

Youtuber Ferdian Paleka. Foto: Instagram @ferdianpalekaaa

Ferdian Paleka masih belum memikirkan apa yang akan dilakukannya setelah bebas, selain beristirahat dulu di rumah, termasuk belum memikirkan kembali menjadi YouTuber.

Namun jika kembali menjadi YouTuber, dia ingin membuat konten yang positif.

"Lihat nanti ke depannya. Pastinya (kalau buat konten lagi) lebih positif ya," jelas dia.

kumparan post embed

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

————-----------------------

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.