Fakta-fakta di Balik Kebakaran Indekos di Tambora yang Menewaskan 6 Orang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi kebakaran indekos di Tambora, Jakarta Barat. Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi kebakaran indekos di Tambora, Jakarta Barat. Foto: Zamachsyari/kumparan

Kebakaran melanda sebuah indekos di Kelurahan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (17/8). Dalam insiden ini, 6 orang penghuni indekos tersebut tewas.

Kepala Sektor Tambora Suku Dinas Gulkamart Jakarta Barat, Joko Susilo mengatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.36 WIB. Indekos tersebut merupakan ruko yang dialihfungsikan.

"Kita terima laporan pukul 06.36 WIB ada ruko yang difungsikan sebagai rumah indekos terbakar," kata Joko lewat keterangannya.

Joko menyebut, pihaknya awalnya mengerahkan 25 personel. Namun, kondisi api saat itu sulit dipadamkan sehingga personel ditambah menjadi 100 orang.

kumparan post embed

Akibat Korsleting Listrik

Lokasi kebakaran indekos di Tambora, Jakarta Barat. Foto: Zamachsyari/kumparan

Menurut Kepala Sektor Tambora Suku Dinas Gulkamart Jakarta Barat, Joko Susilo, kebakaran ini disebabkan korsleting listrik. Saat insiden itu, ada penghuni sedang tidur dalam kamar.

"Diduga karena korsleting dari salah satu kamar di lantai dua," kata Joko Susilo lewat keterangannya.

Joko menyebut, saat kebakaran ada 9 orang di dalam kamar. Akibatnya, 6 orang dinyatakan tewas dan 4 lainnya mengalami luka.

"Para korban yang tewas maupun mengalami luka bakar diduga terjebak di dalam rumah indekos yang terbakar," ujar Joko dalam keterangannya, Rabu (17/8).

kumparan post embed

Saksi Mata Sempat Lihat Korban Kebakaran Tambora Lompat dari Lantai 2

Warga mencari barang berharga di dalam rumahnya yang terbakar di Tambora, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Siti (33), seorang saksi mata mengatakan, sempat melihat seorang penghuni indekos melompat keluar dari lantai 2 yang terbakar untuk menyelamatkan diri. Indekos itu terdiri dari 3 lantai.

"Ada sih yang loncat dari atas. Cuma loncatnya dia lewat belakang enggak ke sini [depan]. Soalnya kalau di depan kan sudah api semua. Jadi dia lewat belakang. Yang satu selamat yang satpam ada di situ. Dia kupingnya doang tuh melendung-melendung (melepuh) kena api," kata Evi kepada kumparan, Rabu (17/8).

Seorang saksi mata lain, Evi (35) mengatakan sekitar pukul 07.30 WIB ketika dirinya hendak ke pasar, ia sudah melihat api berkobar di TKP

"Tadi saya mau ke pasar jam berapa ya, jam setengah 7 udah ada api, sudah rame. Pukul 06.30 WIB saya keluar lewat sini mau ke pasar. Kan rumah saya dari situ tuh [belakang TKP] muter ke sini kan, udah ada api," kata Evi.

kumparan post embed

Polisi Periksa 9 Saksi

Warga duduk di depan rumahnya yang terbakar di Tambora, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Kasi humas polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moch Taufik Iksan, mengatakan polisi sudah memeriksa lokasi kebakaran. Petugas juga sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengambil beberapa barang bukti.

"Ada 9 orang yang sudah kami periksa sebagai saksi hingga kini di antaranya 2 orang pemilik indekos [suami istri], 7 orang sebagai penghuni indekos," kata Taufik saat dihubungi, Rabu (17/8).

Dari peristiwa kebakaran tersebut, lanjut Taufik, terdapat korban jiwa 6 orang meninggal dan 3 orang luka bakar. Mereka diduga terjebak di dalam kamar saat kebakaran terjadi.

"6 orang meninggal dunia akibat kebakaran tersebut diduga korban tidak bisa menyelamatkan diri karena kondisi rumah ditutup oleh teralis besi," ujar Taufik.

kumparan post embed

Apa Kata Pemprov DKI?

Wagub DKI Jakarta Riza Patria menjadi Inspektur Apel Kebangsaan Tahun 2022 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Hal ini mendapat perhatian Wagub DKI, Ahmad Riza Patria. Ia mengatakan, Dinas Gulkarmat dan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran.

"Kebakaran kemarin itu menjadi perhatian kita semua, Dinas Gulkarmat, begitu juga kepolisian terus melakukan pengecekan, penyelidikan apa yang menjadi penyebab dan sedang ditangani," ujar Riza di Balai Kota DKI, Kamis (18/8).

Pemprov DKI juga akan bertanggung jawab untuk korban luka serta mencarikan lokasi tempat tinggal sementara.

"Korban juga kita tangani dan kita berikan bantuan serta carikan solusinya," kata Riza.

Kebakaran yang terjadi di permukiman padat masih menjadi masalah Kota Jakarta. Untuk itu, Riza berjanji Pemprov DKI terus mencarikan solusinya. Salah satunya dengan membangun rumah susun.

kumparan post embed
Kebakaran rumah tinggal di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (1/4/2022). Foto: Sudin Gulkarmat Jakarta Barat

Daftar Korban Luka dan Tewas

Berikut daftar lengkap korban luka dan tewas;

Korban Luka

M Wildan (18)

Khoirul Umam (20)

Fatoni (33)

Meninggal Dunia

Edi (40), warga Cilacap

Alek Candra (19), warga Desa Karang Mulya, Kecamatan Lubay Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

Asri (20), warga Desa Karang Mulya, Kecamatan Lubay Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kirom (20), warga Surodadi, Jawa Tengah

Olif (24), warga Surodadi, Jawa Tengah

Hamid (24), warga Sukabumi, Jawa Barat

kumparan post embed