Fakta-fakta Mobil Dinsos Takalar Tabrak Pesepeda di Makassar

31 Juli 2021 8:32
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pesepeda ditabrak mobil plat merah bertuliskan rescue di Makassar, Rabu (28/7). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pesepeda ditabrak mobil plat merah bertuliskan rescue di Makassar, Rabu (28/7). Foto: Dok. Istimewa
Beredar sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pesepeda ditabrak mobil berpelat merah bertuliskan 'rescue' di depan area Pelabuhan Makassar, Jalan Nusantara, Kota Makassar, Sulsel, Rabu (28/7).
Dalam rekaman itu, tampak sejumlah pesepeda yang tengah melintas. Mereka tampak mengayuh sepeda agak ke bagian tengah jalan.
Dari arah yang berlawanan, datang mobil bertuliskan 'rescue'. Mobil tersebut tampak melaju dengan kencang. Hingga akhirnya menerobos rombongan sepeda tersebut.
Sejumlah pesepeda sempat menghindar. Akan tetapi, ada salah satu pesepeda yang tertabrak. Ia terlihat jatuh dari sepeda. Sementara itu, mobil tersebut meninggalkan lokasi.
Belakangan terungkap bahwa mobil tersebut adalah milik Dinas Sosial (Dinsos) Takalar. Sejumlah fakta lainnya pun menyeruak usai insiden terjadi. Apa saja?
eye-off
Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?
Kondisi pesepeda di Makassar yang ditabrak mobil Rescue pelat merah. Foto: Dok. Istimewa
Kondisi pesepeda di Makassar yang ditabrak mobil Rescue pelat merah. Foto: Dok. Istimewa
Pesepeda Alami Luka di Bagian Wajah
Belum diketahui identitas pesepeda itu. Namun dalam foto yang diterima kumparan, kondisi pesepeda itu mengalami luka cukup parah di bagian wajah.
Pipi sebelah kirinya yang dekat dengan mata mengalami luka robek. Pesepeda itu juga harus mengalami beberapa jahitan. Ia sempat dirawat di RS Pelamonia, tetapi sudah pulang.
Polisi: Mobil 'Rescue' Milik Dinsos
Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Kadarislam, mengatakan berdasarkan penyelidikan sementara, mobil itu merupakan milik Dinas Sosial (Dinsos).
Polisi sempat mencari tahu mobil tersebut milik Dinsos Provinsi Sulsel atau Dinsos Pemerintah Kota. Namun belakangan, Dinsos Makassar membantah mobil itu milik mereka. Kemudian terungkap bahwa mobil tersebut milik Dinsos Takalar.
Mobil rescue Dinas Sosial Takalar yang tabrak pesepeda di Makassar. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mobil rescue Dinas Sosial Takalar yang tabrak pesepeda di Makassar. Foto: Dok. Istimewa
Pengemudi Diburu hingga Akhirnya Berhasil Ditangkap
Polres Pelabuhan Makassar memburu pengemudi mobil pelat merah bernopol B 9551 PSD tersebut.
"Kita sudah identifikasi kendaraannya. Kita selidiki ke Dinas Sosial (Dinsos). Mobilnya diduga milik Dinas Sosial, berwarna biru itu," kata Kapolres Pelabuhan Makassar, Kadarislam kepada wartawan, Jumat (30/7).
Perburuan pun berhasil. Polisi mengamankan sopir mobil itu berinisial SB. Kini, SB sedang diperiksa di Polres Pelabuhan Makassar. SB ini merupakan pegawai honorer di Dinas Sosial Takalar.
"Sudah diamankan. Sopir dijemput tadi di Takalar. Jadi dia sudah di kantor (polisi) sekarang," kata Kadarislam.
SB sementara menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Di hadapan petugas, SB mengakui telah menabrak seorang pesepeda di Kota Makassar, beberapa waktu lalu.
SB (kanan) sopir mobil rescue Dinas Sosial Takalar yang tabrak pesepeda di Makassar ditangkap. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
SB (kanan) sopir mobil rescue Dinas Sosial Takalar yang tabrak pesepeda di Makassar ditangkap. Foto: Dok. Istimewa
Sopir Ngaku Mengantuk
Pada saat kejadian, SB juga mengaku dalam kondisi mengantuk, setelah mengikuti salah satu acara di Kota Makassar.
"Pengakuannya, saat itu dia dalam keadaan mengantuk, sehingga kendaraan oleng ke kanan menabrak salah satu rombongan pesepeda," kata Kadarislam.
Kabur karena Takut
Dalam pemeriksaan terungkap juga alasan SB kabur. Diketahui dari video, setelah melihat pesepeda itu terkapar di jalanan, SB memilih melarikan diri. Ternyata, hal itu karena ia merasa ketakutan begitu melihat banyak warga yang mendekat.
Ketika kabur, SB langsung tancap pulang ke Takalar. Dia tak berpikir untuk pergi menyelamatkan diri ke kantor polisi terdekat.
"Sekeliling TKP banyak warga yang teriak-teriaki. Karena takut, sehingga dia tidak lagi berpikir ke kantor polisi terdekat, tapi dia langsung ke Takalar," ujar Kadarislam.
SB kini masih diperiksa polisi di Polres Pelabuhan Makassar. Polisi belum menetapkan status tersangka ke SB.