Fakta-fakta Rentetan Gempa Halmahera Utara yang Sebabkan Rumah Warga Rusak
·waktu baca 2 menit

Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, diguncang rentetan gempa sebanyak 4 kali sejak 8 Januari 2022 hingga 10 Januari 2022.
Lindu yang mengguncang Halmahera Utara rata-rata 5 magnitudo. Akibat gempa itu, sejumlah rumah warga rusak. Belum ada laporan korban jiwa terkait insiden itu.
Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, membeberkan fakta-fakta rentetan gempa di Halmahera Utara itu. Berikut fakta-faktanya:
1 .Gempa signifikan di Halmahera Utara sudah terjadi 4 kali, yaitu pada 8 Januari 2022 (Magnitudo 5,1) selanjutnya pada 9 Januari 2022 (Magnitudo 4,5) dan pagi hari ini Senin 10 Januari 2022 terjadi 2 kali (Magnitudo 5,2 pukul 4.27 WIB dan Magnitudo 5,4 pukul 4.59 WIB.
2. Gempa paling kuat yang terjadi pagi ini memiliki magnitudo 5,4 dengan episenter terletak pada koordinat 1,52° LU – 127,86° BT tepatnya di darat dengan kedalaman 10 km.
3. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, dugaan sementara gempa gempa Halmahera Utara Magnitudo 5,4 pagi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif dengan mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip fault).
4. Dampak guncangan gempa ini dirasakan kuat di Kao, Tobelo Barat dan Tobelo dalam skala intensitas IV MMI. Sedangkan di Sofifi dan Galela dalam skala intensitas III-IV MMI, dan di Ternate, Wasile dan Halmahera dalam skala intensitas Timur III MMI.
5. Rentetan gempa yang terjadi menyebabkan terjadinya kerusakan pada beberapa bangunan rumah warga Desa Soa Maetek, Kec. Kao Barat, Kab. Halmahera utara.
6. Jumlah aktivitas gempa Halmahera Utara dalam berbagai magnitudo dan kedalaman hasil monitoring BMKG sejak 8 Januari 2022 hingga 10 Januari 2022 pagi ini pukul 07.45 WIB sudah terjadi lebih dari 61 kali dengan magnitudo terbesar 5,4. Jika melihat pola aktivitasnya, gempa Halmahera Utara ini dapat mengarah kepada aktivitas swarm.
7. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan tidak menempati bangunan yang sudah rusak atau rusak sebagian diakibatkan oleh gempa, karena jika terjadi gempa susulan signifikan dikhawatirkan rumah tersebut dapat roboh. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda kuat dan tidak mengalami kerusakan sebelum masuk ke dalam rumah.
8. Wilayah Halmahera Utara merupakan daerah rawan gempa. Catatan sejarah gempa kuat yang pernah terjadi di wilayah terdekat pusat gempa ini adalah peristiwa gempa merusak di Halmahera Utara 14 Oktober 1944 magnitudo 6,6 dengan kedalaman 15 km. Gempa kerak dangkal ini memicu kerusakan hingga skala intensitas VII .
