Fakta Sebenarnya soal Berhubungan Seks Jadi Olahraga Resmi di Swedia
ยทwaktu baca 2 menit

Awal Juni lalu beredar berita Swedia menjadi negara pertama di dunia yang mengakui berhubungan seks sebagai olahraga. Ternyata, kabar itu dicap palsu.
Mengutip AFP, klaim yang semula disampaikan oleh Swedish Sex Federation (SSF) itu sebenarnya tidak didukung oleh Konferederasi Olahraga Nasional Swedia (Riksidrottsforbundets/RF).
Ketua RF Bjorn Eriksson pada 26 April 2023 lalu mengeluarkan pernyataan yang mengakui bahwa pihaknya telah menerima permohonan yang diajukan oleh SSF untuk mendaftarkan berhubungan seks sebagai cabang olahraga.
Namun, permohonan yang diajukan sejak awal 2023 itu dinyatakan tidak lengkap dan ditolak tanpa pemeriksaan lebih lanjut pada hari yang sama.
Sebelumnya, pada Januari 2023 Eriksson kepada stasiun televisi lokal juga sempat mengatakan hal serupa. Pihaknya mengaku telah menerima permohonan dari SSF untuk status akreditasi, tetapi akan ditolak dengan suara bulat.
"Saya hanya berharap omong kosong ini hilang," ujar Eriksson.
Ketua SSF, Dragan Bratych, pada awal Juni mengatakan pihaknya akan menyelenggarakan Kejuaraan Seks Eropa pertama yang pernah ada di Kota Gothenburg, Swedia, mulai Kamis (8/6).
Namun, sehari setelah jadwal pelaksanaan itu manajer interest policy RF, Cecilia Lunell, memberikan penjelasan bahwa informasi terkait kejuaraan itu โ yang sudah menyebar di penjuru dunia, adalah palsu.
"Saat ini, informasi palsu menyebar di beberapa media internasional tentang Swedia dan olahraga Swedia โ hal ini dibantah keras," tulis Lunell dalam sebuah email kepada AFP pada Jumat (9/6).
"Informasi tersebut salah dan bertujuan mencemarkan reputasi olahraga Swedia dan Swedia. Tidak ada federasi seks yang menjadi anggota Konfederasi Olahraga Swedia," tambahnya.
Setelah ditelusuri di situs web resmi RF, SSF hingga kini tidak terdaftar dalam organisasi cabang olahraga resmi yang diakui Swedia.
