Fakta Terbaru di Balik 'Polisi Sebut Ganti Suami Baru'
·waktu baca 3 menit

Seorang istri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bernama Datu, melaporkan suaminya bernama Hagai yang hilang ke kantor polisi.
Datu kala itu mengaku sedang hamil itu dan disebut ditertawakan oleh polisi saat membuat laporan di Polsek Biringkanaya.
"Saya tiga kali datang melapor. Kali ketiga baru ditanggapi, tapi saya cuma disuruh untuk ganti suami dan terus diketawai. Tidak dibuatkan laporan," kata Datu.
Datu mendatangi Polsek Biringkanaya pada Selasa (27/12/2022). Suaminya, yang keluar rumah untuk membeli gagang pintu, tidak pulang sejak sehari sebelumnya.
Datu kecewa terhadap kepolisian. Dia pun mulai mencari sendiri suaminya itu.
Ternyata setelah dilakukan penelusuran, semua pernyataan yang disampaikan Datu merupakan kebongan semata.
Berikut kumparan rangkum sederet fakta terkait kejadian ini:
Ternyata 'Istri' Bohong Semuanya
Datu (30) dan Hagai (31) ternyata bukan pasangan istri-suami, dan kasus hilangnya Hagai cuma rekayasa perempuan warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Semua terungkap termasuk soal kehamilan Datu—yang ternyata tidak benar.
"Pelapor (Datu) berbohong. Ia tidak sedang hamil, bukan pula berstatus istri melainkan hanya pacaran," kata Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin.
"Pengakuan di depan polisi, ia (Hagai) kabur lantaran tidak kuat dengan perilaku Datu, kerap dipukuli, sehingga mau pergi," ujar Alimuddin.
Bahkan Ucapan 'Polisi Bilang Ganti Suami Baru' Adalah Bohong Belaka
Datu kini menjadi sorotan karena semua yang dilaporkan bohong belaka. Termasuk soal klaim Datu bahwa polisi bilang "Ganti suami baru saja".
"Kami sudah periksa semua anggota, tidak ada yang mengatakan itu," kata Andi.
Andi melanjutkan, "Perempuan tersebut mengaku mengarang cerita biar viral dan pacarnya dicari."
Ya, Datu belum menikah. Hagai (31) yang disebut-sebut sebagai suaminya itu masih sebagai pacar. Mereka tinggal di indekos dan telah menjalin hubungan selayaknya suami-istri.
Akan Diproses Hukum
Jajaran Polsek Biringkanaya amat keberatan dengan tingkah Datu. "Kami minta ini diproses hukum," ujar Andi.
Penanganan kasus ini akan diserahkan kepada Polrestabes Makassar. "Tidak enak kalau kami sendiri, biar adil kami minta Polrestabes," kata Andi.
"Ke depannya, apakah tersangka atau bagaimana, itu tergantung penyidik sendiri di Polrestabes," ujar Andi.
11 Fakta Baru Pasangan yang Bikin Heboh 'Polisi Bilang Ganti Suami Baru'
Berikut 11 fakta baru yang ditemukan Tim Resmob Polda Sulsel berdasarkan pengakuan Datu dan "suami"-nya, Hagai (31), Selasa (3/1).
Pengakuan Datu
Membuat keterangan palsu di Polsek Biringkanaya.
Membuat akta nikah palsu, KTP palsu, KK palsu dengan tujuan menghindari pemeriksaan dari warga setempat. Datu dan Hagai telah tinggal di indekos selama 1 tahun.
Memberikan keterangan palsu tentang kehamilan yang bersangkutan.
Mengakui berbohong telah menikah dengan Hagai.
Pengakuan Hagai
Tidak pernah menikah secara resmi dengan Datu.
Tidak memiliki anak dengan Datu.
Identitas berupa KTP dan Surat Nikah dengan status nikah adalah palsu.
Tidak memiliki penyakit hilang ingatan melainkan hanya sakit amandel.
Sering melakukan hubungan selayaknya suami-istri dengan Datu.
Tinggal seatap (kos) dengan Datu dan telah pacaran sekitar 1 tahun.
Meninggalkan Datu karena hubungan tidak akur dan kerap dimarahi hingga dipukul Datu.
