Fenomena Gumpalan Awan Berisi Petir di Bandung, Ini Penjelasan Ahli

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petir terlihat di gumpalan awan di Cicalengka, Bandung, Senin (22/9/2025). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petir terlihat di gumpalan awan di Cicalengka, Bandung, Senin (22/9/2025). Foto: Dok. Istimewa

Gumpalan awan hitam tampak mencuri perhatian warga Cicalengka, Bandung, pada Senin (22/9) petang. Di dalam awan tersebut, terlihat rentetan petir menyambar.

Fenomena alam ini membuat warga sekitar penasaran dan merekamnya. Seperti yang dilakukan oleh Elvin Nurghulam, warga Kampung Pamoyanan, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Lantas, awan apa itu?

Menurut ahli petir yang juga Dosen Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) Deni Septiadi, fenomena alam itu merupakan petir Intra Cloud (IC).

"Ini fenomena petir Intra Cloud (IC) yang merupakan jenis petir yang terjadi di dalam awan. Jenis petir ini di tropis umumnya memiliki presentasi 20 persen dari dominasi petir awan ke tanah (Cloud to Ground, CG)," kata Deni saat dikonfirmasi.

Menurut peneliti petir dan atmosfer ini, petir IC umumnya terjadi pada malam hari saat awan mengalami fase disipasi atau punah akibat atmosfer kembali stabil.

"Secara visual kita lebih banyak melihat kilatan cahayanya sementara suara gelegar sangat minim," kata dia.

"Awan IC tidak seberbahaya jenis awan CG yang mampu menyambar sampai ke bawah (permukaan) hingga 10 Km dengan suara yang menggelar. Namun tetap saja harus diwaspadai mengingat sambaran petir setara 10 ribu derajat celsius," pungkasnya.

video from internal kumparan