Ferdian Paleka Soal Prank Sembako Sampah: Bulan Ramadhan, Waria Enggak Boleh Ada

Ferdian Paleka bersama dua rekannya yakni M. Aidil dan Tubagus Fahddinar dihadirkan polisi di Mapolrestabes Bandung. Mereka yang kini telah berstatus tersangka terlihat mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye. Ferdian pun memberikan penjelasan mengenai konten prank waria yang dibuatnya.
Ferdian pun mengatakan, konten tersebut dibuat dengan tujuan hiburan belaka. Tiga tersangka memiliki andil dalam mencetuskan ide mengenai konten waria tersebut. Dengan demikian, bukan hanya A yang berkontribusi mencetuskan ide pembuatan konten tersebut.
Adapun waria dijadikan sebagai objek, sambung Ferdian, sebab bertepatan dengan bulan Ramadhan. Menurut dia, tidak boleh ada waria berkeliaran selama bulan suci Ramadhan. Diketahui, konten tersebut dibuat pada tanggal 1 Mei 2020 sekitar pukul 01.30 WIB.
"Karena menurut saya di bulan Ramadhan ini waria enggak boleh, jadi saya melakukannya kaya gitu biar gak ada waria pas bulan suci," kata dia kepada wartawan.
Lebih lanjut, Ferdian membantah maksud meningkatkan followers di balik pembuatan konten tersebut. Dia sudah lama tidak mengurusi media sosial termasuk YouTube. Begitupula, potongan rekaman berisi permintaan 'maaf tapi bohong'. Menurut dia, konten itu dibuat pada tahun lalu ketika dirinya berseteru dengan seorang YouTuber.
"Saya enggak megang social media sama sekali,"
"Yang tapi bohong itu tahun kemarin, kasus sama salah satu selebgram juga. Dan itu video itu hoaks semua, enggak ada yang benar," tandas dia.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
