Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.89.0
Filipina Akan Berikan Obat Molnupiravir ke Pasien COVID-19
27 Oktober 2021 18:15 WIB
·
waktu baca 2 menitADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Molnupiravir dikembangkan oleh perusahaan asal Amerika Serikat Merck & Co. Sampai saat ini molnupiravir belum mendapat izin penggunaan.
Meski demikian, importir obat Filipina MedEthix dan perusahaan distribusi JackPharma telah meneken kerja sama mengedarkan molnupiravir. Jika tidak ada halangan molnupiravir akan tersedia di rumah sakit Filipina pada November 2021 mendatang.
Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Rabu (27/10/2021), dua perusahaan itu akan menyalurkan molnupiravir yang diproduksi di India. Mereka memastikan perusahaan India, Aurobindo Pharma, sudah mendapat lisensi pembuatan molnupiravir dari Merck & Co.
"Untuk tahap awal obat ini bisa digunakan untuk 300 ribu pasien," ucap CEO MedEthix Monaliza Salian seperti dikutip dari Strait Times.
"Setiap kapsul berharga sekitar 100 Peso (setara Rp 27.980) sampai 140 Peso (Rp 39.172)," sambung Presiden JackPharma Meny Hernandez Jr.
ADVERTISEMENT
Sampai sekarang molnupiravir masih menunggu izin penggunaan di beberapa negara dunia. Meski demikian, analisa awal menunjukkan molnupiravir ampuh mengurangi risiko COVID-19, seperti dirawat di rumah sakit sampai merasakan gejala berat.
*****
Jangan lewatkan informasi seputar Festival UMKM 2021 kumparan dengan mengakses laman festivalumkm.com . Di sini kamu bisa mengakses informasi terkait rangkaian kemeriahan Festival UMKM 2021 kumparan, yang tentunya berguna bagi para calon dan pelaku UMKM.