Firli Bahuri Paparkan Capaian KPK di Hakordia 2022, Apa Saja?

Firli Bahuri membeberkan capaian kinerja KPK sepanjang tahun 2022. Hal tersebut disampaikannya dalam peringatan puncak Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022 di Jakarta, Jumat (9/12).
Sejumlah tamu hadir dalam acara ini. Termasuk Wakil Presiden Ma'ruf Amin, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua DPD La Nyalla Mattalitti, Ketua Mahkamah Agung Muhammad Syarifuddin; hingga sejumlah menteri.
Dalam sambutannya, Firli Bahuri menyebut bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang dapat menghancurkan sendi kehidupan global. Hal ini yang kemudian mendorong lahirnya peringatan Hari Antikorupsi Sedunia sejak 2003.
"Bukan hanya di Indonesia, melainkan seluruh negara di dunia juga memperingati tanggal 9 Desember ini sebagai peringatan hari antikorupsi, dan peringatan ini dimaksudkan sebagai gerakan global untuk mengkampanyekan kesadaran masyarakat dunia tentang pentingnya budaya antikorupsi di setiap negara,” ujar Firli dalam sambutannya di acara perayaan Hakordia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (9/12).
Pada kesempatan tersebut, Firli memaparkan beberapa capaian KPK tersebut:
Survei Penilaian Integritas (SPI)
Firli menyebut Survei penilaian integritas (SPI) pada tahun 2021 memiliki angka rata-rata nasional sebesar 72,4 dalam skala 0-100.
Capaian ini disebut melebihi target yang ditargetkan dalam RPJMN sebesar 70. Untuk capaian SPI tahun 2022, akan dirilis pada tanggal 14 desember 2022.
Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK)
IPAK tahun 2022 mencapai angka 3,93 dari target 4,06. Angka ini, menurut dia meningkat 0,05 dari tahun 2021 yaitu 3,88.
Adapun skor IPAK ialah 0-5, di mana nilai indeks semakin mendekati 5 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin antikorupsi.
Kajian KPK 2022
Pada tahun 2022, KPK telah melakukan sebanyak 28 kajian, dengan rincian. Termasuk 11 kajian terkait energi/SDA; 7 kajian terkait keuangan negara; 4 kajian terkait infrastruktur; 2 kajian terkait pengadaan; 2 kajian terkait bantuan pemerintah; 1 kajian terkait pendidikan; serta 1 kajian terkait layanan publik.
Dari 28 kajian itu, 18 kajian di antaranya telah selesai dan disampaikan ke kementerian/lembaga terkait. Sedangkan, 10 kajian masih dalam proses.
Penyelamatan Keuangan Negara dan Daerah Tahun 2022
Total penyelamatan keuangan negara dan daerah tahun 2022 hingga November ialah Rp 57,9 triliun. Meningkat Rp 11,4 triliun dibanding periode yang sama pada tahun lalu.
Angka tersebut terdiri dari penertiban aset pemerintah sebesar Rp 52,25 triliun (68.470 unit aset) dan optimalisasi pendapatan daerah (PAD) sebesar Rp 5,69 triliun.
Kepatuhan LHKPN
Wajib lapor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk tahun 2022 ialah 383.147 orang.
Sebanyak 360.254 orang atau 94,03 persen dari total wajib lapor sudah menyampaikan LHKPN secara lengkap.
Secara instansi, kepatuhan pelaporan LHKPN pada 2022 ialah: Eksekutif 93,76 persen; Yudikatif, 96,53 persen; Legislatif 89,83 persen; dan BUMN/BUMD, 97,04 persen.
Laporan Gratifikasi
KPK mencatat terdapat 3.447 laporan gratifikasi sepanjang 2022 dengan total nilai Rp 16,69 miliar. Jumlah nilai gratifikasi yang ditetapkan menjadi milik negara sebesar Rp 5,19 miliar.
Implementasi Pendidikan Antikorupsi
KPK mencatat bahwa sejak 2019-2022 telah terbit setidaknya 397 peraturan kepala daerah untuk tingkat pendidikan SD, SMP, SMA dan sederajat. Hal itu berarti 72 persen daerah telah memiliki peraturan terkait pendidikan karakter maupun antikorupsi.
Sedangkan untuk capaian sampai dengan tahun 2022 yakni untuk jumlah penyuluh antikorupsi (2.665 orang); jumlah ahli pembangun integritas (330 orang); pelatihan paku integritas (17 K/L dan 7 pemprov); serta politik cerdas berintegritas (20 partai politik).
Capaian Khusus Tahun 2022
- Jumlah penyuluh antikorupsi (812 orang)
- Jumlah ahli pembangun integritas (129 orang)
- Pelatihan paku integritas (7 K/L dan 7 pemprov)
- Politik cerdas berintegritas (20 partai politik)
Capaian Penegakan Hukum KPK
Firli juga menyampaikan terkait kinerja penindakan KPK sepanjang Januari-November 2022. Firli mengatakan sebanyak 115 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kemudian, penyelidikan sebanyak 112 dari target 120, penyidikan 116 dari target 120, penuntutan 108 dari target 120 hingga asset recovery (pemulihan aset) dari penanganan kasus dugaan korupsi senilai Rp 494,54 miliar.
"Saya berkeyakinan karena kerja keras kita semua, di tahun 2045 Indonesia akan antikorupsi, memiliki suatu budaya, budaya antikorupsi. Kita wujudkan Indonesia emas. Indonesia tanpa korupsi," kata Firli.
