FK Undip Gelar Apel, Dukung Dekan yang Diberhentikan Kemenkes Terkait dr. Aulia

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

Ratusan civitas akademika Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegero (Undip) Semarang menggelar apel pagi dan doa bersama dalam rangka dukungan terhadap Dekan FK Undip dr Yan Wisnu yang diberhetikan  aktivitas kliniknya di RSUP dr Kariadi. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ratusan civitas akademika Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegero (Undip) Semarang menggelar apel pagi dan doa bersama dalam rangka dukungan terhadap Dekan FK Undip dr Yan Wisnu yang diberhetikan aktivitas kliniknya di RSUP dr Kariadi. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Ratusan civitas academica Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggelar apel pagi dan doa bersama, Selasa (2/8). Apel ini digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap Dekan FK Undip Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B.Subsp.-onk(K).

Sebelumnya, Kemenkes memberhentikan aktivitas klinis Yan Wisnu di RSUP Dr. Kariadi Semarang terkait dengan proses penyelidikan kematian dokter Aulia Risma Lestari.

Aulia merupakan dokter yang sedang mengikuti Pendidikan Program Dokter Spesialis (PPDS) Prodi Anestesi FK Universitas Diponegoro (Undip) bertempat di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Aulia diduga bunuh diri, salah satunya karena tak tahan menjadi korban bullying senior PPDS.

Ratusan civitas akademika Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegero (Undip) Semarang menggelar apel pagi dan doa bersama dukungan kepada Dekan FK Undip dr Yan Wisnu yang diberhetikan aktivitas kliniknya di RSUP dr Kariadi Semarang, Senin (2/9). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Berbaju dan berpita hitam

Apel solidaritas ini digelar di Lapangan Basket Fakultas Kedokteran Undip, Jalan Prof Soedarto, Tembalang. Apel diikuti oleh mahasiswa, profesor, dosen-dosen, maupun alumni FK Undip.

Mereka yang hadir mengenakan baju berwarna hitam dengan pita senada. Mereka juga membawa kertas bertuliskan "We Stand With dr Yan Wisnu".

Ratusan civitas akademika Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegero (Undip) Semarang menggelar apel pagi dan doa bersama dukungan kepada Dekan FK Undip dr Yan Wisnu yang diberhetikan aktivitas kliniknya di RSUP dr Kariadi Semarang, Senin (2/9). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Spanduk dukungan terhadap Yan Wisnu dan karangan bunga juga dipasang saat apel solidaritas. Karangan bunga itu bertuliskan "Turut berduka cita atas terjadinya premanisme birokrasi. Tolak pemberhentian Dekan FK Undip dari RS Kariadi Semarang".

Karangan bunga di apel pagi dan doa bersama di FK Undip dalam rangka dukungan terhadap Dekan FK Undip dr Yan Wisnu, Senin (2/9/2024). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Yan Wisnu juga hadir dalam apel ini. Dalam sambutannya, Yan Wisnu mengatakan, apel ini merupakan bukti solidaritas civitas academica Undip.

"Kehadiran hari ini menunjukkan kita adalah satu keluarga besar yang bersama-sama mencintai rumah kita, institusi yang kita cintai. FK Undip rumah besar tempat kita bernaung yang telah melebur dalam darah daging kita," ujar Wisnu,

Ratusan civitas akademika Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegero (Undip) Semarang menggelar apel pagi dan doa bersama dalam rangka dukungan terhadap Dekan FK Undip dr Yan Wisnu yang diberhetikan aktivitas kliniknya di RSUP dr Kariadi. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Ia juga meminta seluruh civitas academica Undip untuk tetap semangat di tengah dinamika yang terjadi saat ini.

"Menjadi momen untuk kita bangkit bersama menjalankan institusi dengan sebaik-baiknya untuk menciptakan lulusan-lulusan dokter, dokter spesialis, dokter subspesialis, dokter gigi, ners, nutrition, ahli farmasi yang unggul. Tetap semangat, api semangat perjuangan," kata Yan Wisnu.

Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Undip Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B.Subsp.-onk(K) di acara apel solidaritas di FK Undip, Senin (2/9/2024). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Aulia Risma Lestari adalah dokter di RSUD Kardinah, Tegal, Jateng. Dia ditugaskan mengambil studi spesialis anestesi di PPDS FK Undip.

Pernyataan RSUD Kardinah, Kota Tegal, atas meninggalnya salah satu dokternya, Agustus 2024. Foto: Instagram/@rsud_kardinah

Hasil penyelidikan sementara Kemenkes menunjukkan selama studi Aulia "dipalak" senior Rp 20 juta hingga Rp 40 juta per bulan. Kemenkes juga menghentikan sementara Prodi Anestesi.

Kemenkes saat ini berupaya memberangus praktik "bullying" di program PPDS yang banyak dikeluhkan. Perundungan juga dimasukkan dalam UU Kesehatan terbaru.

Sementara itu, Rektor Undip periode 2024-2029 Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menegaskan tak ada perundungan di PPDS FK Undip.

Dekan FK Dilantik Januari 2024

Yan Wisnu sendiri baru dilantik oleh Rektor Undip sebagai Dekan FK Undip periode 2024-2029 pada 15 Januari 2024.

Rektor Undip dalam pidatonya berharap kepada para dekan yang baru dilantik agar terus meningkatkan pengabdian dan prestasinya sehingga dapat memajukan fakultasnya.

Rektor Undip periode 2019 sampai 2024 Prof. Yos Johan Utama (kiri) menyalami Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko yang dilantik sebagai Dekan FK Undip pada 15 Janauri 2024 Foto: Dok Undip