Flare Gagal Menyala dan Meletup Jadi Penyebab Kebakaran Bukit Teletubbies Bromo
·waktu baca 1 menit

Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, membeberkan kronologi kebakaran hutan dan lahan di Bukit Teletubbies yang masih berada di kawasan Gunung Bromo, Rabu (6/9). Menurut Wisnu, kebakaran ini disebabkan oleh flare asap yang gagal menyala dan meletup.
Wisnu menjelaskan, saat kejadian ada enam orang wisatawan yang hendak melakukan pemotretan prewedding di sana. Saat itu, ada salah satu sesi yang menggunakan lima flare asap. Namun hanya empat saja yang berhasil dinyalakan.
"Satu flare yang gagal dinyalakan ini kemudian terjadi letupan. Dari letupan itulah yang membakar padang savana ini," kata Wisnu dalam keterangannya, Kamis (7/9).
Dalam sekejap api langsung merambat hingga membakar area seluas 50 hektare itu. Saat itu, kata Wisnu, sekitar pukul 11.30 WIB pihaknya mendapatkan laporan dan langsung ke lokasi kejadian. Di sana mereka langsung mengamankan enam orang, satu di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Ke enam orang ini kemudian dibawa ke Polsek Sukapura. Hingga saat ini proses pemadaman kebakaran masih berlangsung, dilakukan oleh TNBTS, masyarakat Tengger, dan relawan. Meski angin kencang, semoga api tidak semakin merembet atau meluas," pungkasnya.
