Flores Akan Jadi Pulau Energi Panas Bumi Indonesia

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Etape keenam Tour de Flores. (Foto: Foto pool / Joanito De Saojoao)
zoom-in-whitePerbesar
Etape keenam Tour de Flores. (Foto: Foto pool / Joanito De Saojoao)

Pulau Flores, yang terletak di Nusa Tenggara Timur Indonesia direncanakan akan menjadi pusat penerapan Energi Baru Terbarukan (EBT) berbentuk Panas Bumi (Flores Geothermal Island). Hal ini disampaikan langsung oleh Dirjen EBT Kementerian ESDM Rida Mulyana.

Rida mengatakan, Flores dalam waktu ke depan akan menjadi pusat percontohan di mana sumber energi yang datang ke pulau tersebut berasal dari sumber energi terbarukan, termasuk untuk listrik.

"Kita ingin bercita-cita menjadikan Flores sebagai pulau percontohan yang keseluruhan energinya suatu saat nanti itu datang dari energi yang terbarukan, dalam hal ini adalah geothermal," kata Rida usai pembukaan Konvensi Panas Bumi Internasional (IIGCE 2017) ke-5, di JCC, Senayan, Selasa (2/8).

Meski tak disebutkan secara rinci kapan pembangunannya akan dilaksanakan, Rida mengatakan, sejauh ini pencanangannya sudah dilakukan. Salah satu proyek panas bumi juga disebutkan bernama Waisano.

Suasana Tour de Flores 2017 (Foto: Nyoman Budhiana/ANTARA)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Tour de Flores 2017 (Foto: Nyoman Budhiana/ANTARA)

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto yang ikut hadir. Dalam kesempatan yang sama, Agus memiliki ekspektasi yang besar pada usulan Flores sebagai pulau pusat Panas Bumi ini.

"Kita semua bercita-cita di Flores itu kecuali menggunakan listrik pakai geothermal, kita juga ingin menampilkan geopark yang ada dengan hasil sampingan daripada geothermal. UU dan PP nya ini sudah ada, itu nanti juga harus dikembangkan untuk memberikan kesejahteraan pada masyarakat di sekitarnya," kata Agus.

Untuk diketahui, konvensi ini sekaligus menjadi momentum Menteri ESDM Ignasius Jonan menyerahkan SK tentang penetapan Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi (Flores Geothermal Island) dibarengi penyerahan 3 Izin Panas Bumi (IPB).

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga ikut berbicara. Saat ini, pemerintah tengah melakukan kajian seraya melihat peluang Flores sebagai pusat panas bumi di Indonesia.

"Kalau di suatu pulau kecil di Flores sebagian besar sebenarnya (kebutuhannya) kecil yang memakainya tidak banyak. Itulah, pengembangannya tentu melihat sesuai kebutuhan dulu sambil bertahap melihat pola industri," ujar JK.