Fosil Mamut hingga Kura-Kura Berusia Jutaan Tahun Ditemukan di Sumedang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penemuan fosil di Sumedang, Jawa Barat. Foto: Instagram/@donyahmad.munir
zoom-in-whitePerbesar
Penemuan fosil di Sumedang, Jawa Barat. Foto: Instagram/@donyahmad.munir

Beberapa fosil purba berumur jutaan tahun ditemukan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dalam penemuan itu, fosil hewan purba yang ditemukan berupa hewan gajah purba atau mamut, kura-kura hingga buaya.

Penemuan fosil purba itu berlokasi di Blok Tetelar Duwet, Lembah Cisaar, Desa Jembarwangi dan Desa Darmawangi, Kecamatan Tomo, Sumedang. Fosil ditemukan usai peneliti melakukan ekskavasi atau penyelamatan fosil pada 12 hingga 21 Juni lalu.

Dalam penemuannya, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Anton Ferdiyanto menyampaikan, fosil yang ditemukan itu diperkirakan telah hidup sekitar 1,2 juta tahun lalu.

"Fosilnya sudah bisa kita indikasi bahwa itu kura-kura air tawar yang kemungkinan umurnya lebih dari satu juta sampai 1,2 juta tahun lalu. Ini merupakan temuan fosil terbesar yang ditemukan di bagian Jawa wilayah barat," ujar Anton.

Penemuan fosil di Sumedang, Jawa Barat. Foto: Instagram/@donyahmad.munir
Penemuan fosil di Sumedang, Jawa Barat. Foto: Instagram/@donyahmad.munir

Anton menyebutkan, ukuran kura-kura saat hidup diperkirakan berdiameter sekitar 1 meter bahkan lebih, sementara buaya ukuran lebarnya sekitar 2 sampai 3 meter.

"Ukuran kura-kuranya kemungkinan bisa lebih besar lagi seperti fosil kura-kura yang ditemukan di Flores. Kalau untuk buaya, dilihat dari potongan fragmen kulit yang ditemukan, buaya itu sangat besar dan masif," paparnya.

Untuk sejumlah fragmen fosil buaya beragam ukuran yang ditemukan, menurutnya merupakan fosil dari dua jenis buaya yakni buaya jenis Gavialis dan buaya jenis Crocodylus Sp.

"Kondisi Lembah Cisaar kemungkinan saat itu masih berupa rawa, baru beberapa ratus ribu tahun kemudian mulai terendapkan hingga menjadi daratan," ucapnya.

Dony Ahmad Munir, orang yang menemukan fosil di Sumedang, Jawa Barat. Foto: Instagram/@donyahmad.munir

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, mengapresiasi warga yang membantu menemukan fosil hingga para peneliti dari BRIN dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Tentu ada perhatian khusus kepada seluruh masyarakat yang ikut berpartisipasi mengamankan penemuan-penemuan benda sejarah yang ada di Desa Darmawangi dan Jembarwangi," kata Dony.

"Saya mengapresiasi atas ikhtiar penelitian ini yang menghasilkan potensi budaya yang sangat luar biasa yakni benda-benda bersejarah," tutupnya.