Foto: Aksi Demo di Hong Kong Menentang RUU Lagu Kebangsaan China

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang perwira polisi anti huru hara menembakkan senjatanya selama demonstrasi di Kompleks Pemerintah Pusat di Hong Kong, Rabu, (27/5). Foto: AP Photo/Kin Cheung
zoom-in-whitePerbesar
Seorang perwira polisi anti huru hara menembakkan senjatanya selama demonstrasi di Kompleks Pemerintah Pusat di Hong Kong, Rabu, (27/5). Foto: AP Photo/Kin Cheung

Ratusan polisi anti huru-hara dikerahkan mengelilingi kantor Dewan Legislatif kota Hong Kong, Rabu (27/5). Polisi memperingatkan para demonstran bahwa jika mereka tidak membubarkan diri, mereka dapat dituntut.

Di kawasan pusat bisnis, polisi mengibarkan bendera yang memperingatkan para demonstran untuk membubarkan diri, sebelum mereka menembak peluru merica kepada para demonstran dan menggeledah beberapa orang.

Sekitar 240 orang ditangkap dan dipaksa duduk di luar pusat perbelanjaan, sementara polisi anti huru-hara berpatroli dan memperingatkan para jurnalis untuk berhenti mengambil gambar sambil mengacungkan semprotan merica.

Polisi anti huru hara membentuk barisan ketika mereka memeriksa pejalan kaki berkumpul di distrik Central Hong Kong, Rabu, (27/5). Foto: AP Photo/Vincent Yu

Demonstran kembali turun ke jalan untuk menentang RUU lagu kebangsaan yang ditargetkan jadi Undang-undang bulan depan. RUU ini mengatur perilaku masyarakat jika lagu kebangsaan China "Mars Para Sukarelawan" dinyanyikan.

Jika disahkan jadi undang-undang, maka mereka yang menghina lagu kebangsaan China bisa dipenjara hingga tiga tahun dan atau denda sampai HKD 50 ribu (Rp 95 juta). Selain itu, RUU ini juga mengatur kewajiban sekolah SD dan SMP mengajarkan lagu kebangsaan China kepada para siswa.

Demonstran anti-pemerintah berkelahi dengan polisi ketika pembacaan kedua dari hukum lagu kebangsaan kontroversial terjadi di Hong Kong. Foto: REUTERS/Tyrone Siu

RUU ini diajukan setelah lagu kebangsaan China banyak dilecehkan di Hong Kong. Ketika lagu ini dinyanyikan di berbagai acara, termasuk pertandingan sepakbola, warga Hong Kong menyorakinya.

Warga Hong Kong menolak RUU ini yang menurut mereka bentuk campur tangan China dalam kehidupan mereka. Diatur dalam "satu negara, dua sistem" Hong Kong memiliki pemerintahan dan sistem demokrasi sendiri, tapi tetap berada dalam kuasa China.

Tahun lalu, Demo besar di Hong Kong berhasil menggagalkan RUU ekstradisi ke China. Warga Hong Kong berharap, demo kali ini juga bisa menjegal RUU lagu kebangsaan China.

Polisi anti huru hara membentuk barisan ketika mereka memeriksa pejalan kaki berkumpul di distrik Central Hong Kong, Rabu, (27/5). Foto: AP Photo/Vincent Yu
Polisi anti huru hara membentuk barisan ketika mereka memeriksa pejalan kaki berkumpul di distrik Central Hong Kong, Rabu, (27/5). Foto: AP Photo/Vincent Yu
Para demonstran anti-pemerintah duduk di tanah setelah ditangkap oleh polisi di distrik Central Hong Kong, Rabu, (27/5). Foto: AP Photo/Vincent Yu
Polisi anti huru hara membentuk garis ketika mereka membersihkan media berkumpul di distrik Central Hong Kong Rabu, (27/5). Foto: AP Photo/Vincent Yu
Polisi anti huru-hara berjaga ketika seorang wanita mencoba menyeberang jalan di distrik Tengah Hong Kong, Rabu, (27/5). Foto: AP Photo/Vincent Yu
Polisi anti huru hara membentuk barisan ketika mereka memeriksa pejalan kaki berkumpul di distrik Central Hong Kong, Rabu, (27/5). Foto: AP Photo/Vincent Yu
Penjaga polisi anti huru hara menangkap demonstran anti-pemerintah di distrik Tengah Hong Kong, Rabu, (27/5).. Foto: AP Photo/Vincent Yu
Seorang wanita mengangkat sebuah salib ketika polisi anti huru-hara berjaga-jaga dalam sebuah protes di Kompleks Pemerintah Pusat di Hong Kong. Foto: AP Photo/Kin Cheung
Petugas polisi anti huru-hara menahan seorang demonstran selama protes menentang pembacaan kedua undang-undang lagu kontroversial nasional di Hong Kong. Foto: REUTERS/Tyrone Siu
Polisi anti huru-hara berjaga saat protes di Hong Kong. Foto: REUTERS / Tyrone Siu
Orang-orang yang memakai masker wajah ikut serta dalam protes menentang pembacaan kedua undang-undang lagu kontroversial nasional di Hong Kong. Foto: REUTERS/Tyrone Siu
Polisi membubarkan demonstran anti-pemerintah ketika pembacaan kedua dari hukum lagu kebangsaan kontroversial terjadi di Hong Kong. Foto: REUTERS/Tyrone Siu

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona