Foto: Aksi Masyarakat Adat Kolombia Protes Kebijakan Presiden Ivan Duque

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penduduk asli Kolombia saat aksi protes terhadap kebijakan Presiden Kolombia Ivan Duque, di Bogota, Kolombia, Rabu (21/10). Foto: Luisa Gonzalez/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Penduduk asli Kolombia saat aksi protes terhadap kebijakan Presiden Kolombia Ivan Duque, di Bogota, Kolombia, Rabu (21/10). Foto: Luisa Gonzalez/REUTERS

Ribuan massa yang tergabung dari anggota serikat buruh, guru, pelajar, dan masyarakat adat turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam aksi mogok nasional di pusat kota Bogota, Kolombia, pada Rabu (21/10).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kebijakan sosial dan ekonomi Presiden Kolombia Ivan Duque, terkait pembunuhan aktivis hak asasi manusia dan kekerasan polisi.

Aksi tersebut adalah yang terbaru dari serangkaian protes sporadis yang dimulai akhir tahun lalu, termasuk demonstrasi pada September menentang kebrutalan polisi yang menyebabkan 13 kematian.

Meski pemerintah telah memperingatkan demonstran tentang peningkatan risiko infeksi virus corona, unjuk rasa tetap dilangsungkan demi menuntut implementasi perjanjian damai pada pertemuan adat yang disebut 'Minga'.

Penduduk asli Kolombia saat mengikuti aksi protes terhadap kebijakan Presiden Kolombia Ivan Duque, di Bogota, Kolombia, Rabu (21/10). Foto: Luisa Gonzalez/REUTERS

Para pengunjuk rasa juga menuntut berbagai konsesi pemerintah, termasuk jaminan pendapatan bagi mereka yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi, lebih banyak dana untuk kesehatan dan pendidikan, dan langkah-langkah untuk menghentikan kekerasan berbasis gender.

Para pemimpin protes menuntut pertemuan dengan Duque untuk membahas pembunuhan aktivis, yang kematiannya dikaitkan dengan geng kriminal dan pemberontak sayap kiri.

Sekitar 10.000 penduduk asli datang ke Bogota untuk memprotes minggu ini, terutama dari Kolombia barat daya.

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

embed from external kumparan