Foto: Badak di Afrika Selatan Ditanami Radioisotop Guna Cegah Perburuan Liar
·waktu baca 1 menit
Seekor badak telah dibius untuk ditanami radioisotop dengan dosis yang telah dihitung ke dalam cula badak tersebut oleh profesor James Larkin dari Unit Radiasi dan Fisika Kesehatan (RHPU) University of the Witwatersrand bersama dengan anggota Proyek Rhisotop lainnya di sebuah lokasi yang dirahasiakan di cagar alam UNESCO Waterbury di Mokopane, Selasa (25/6).
Para ilmuwan Afrika Selatan pada hari Selasa (25/6) menyuntikkan bahan radioaktif ke dalam cula badak hidup agar lebih mudah dideteksi di pos-pos perbatasan dalam sebuah proyek perintis yang bertujuan untuk mengekang perburuan liar.
Negara ini merupakan rumah bagi sebagian besar badak di dunia dan merupakan pusat perburuan liar akibat permintaan dari Asia terhadap cula badak yang digunakan dalam pengobatan tradisional karena dianggap memiliki efek terapeutik.
